Blog Unila untuk Dosen

Profil akademik yang mudah dibagikan sekaligus ruang menulis materi dan gagasan — di alamat resmi Unila, tanpa memasang apa pun.

Tujuan blog

Blog dosen menyatukan dua hal yang biasanya tercecer: rekam jejak akademik dan tulisan yang bisa dibaca siapa saja.

  • Profil akademik yang mudah dibagikan: jabatan, kepakaran, publikasi, dan rekam jejak di satu alamat.
  • Materi kuliah dan artikel populer yang bisa dirujuk mahasiswa kapan saja.
  • Publikasi dan riset yang tertaut ke profil SINTA, Google Scholar, ORCID, dan Scopus.

Templat yang disarankan

Blog dosen yang baru dibuat otomatis memakai Akademisi. Berandanya dibaca seperti halaman pertama artikel ilmiah: jabatan dan unit sebagai afiliasi, kepakaran, publikasi terpilih, rekam jejak ringkas, lalu tulisan. Bagian yang masih kosong disembunyikan, jadi tetap rapi walau portofolio belum lengkap.

Alternatif yang juga cocok

  • Dosen — strip angka keluaran (penelitian, pengabdian, publikasi, pengajaran) dan rekam jejak lengkap.
  • Academic — homepage cendekia yang mengutamakan publikasi dan sertifikasi.
  • Minimalist — bila blog Anda lebih banyak berisi esai dan opini.

Bisa diganti kapan saja

Templat diatur di Settings › Tema — pilih, lalu Simpan. Isi blog tidak berubah, hanya tampilannya.

Langkah pertama

  1. 1

    Masuk lewat myUnila

    Buka portal myUnila, lalu pilih aplikasi Blog. Tidak ada kata sandi baru — cukup akun Unila yang sudah ada.
  2. 2

    Klaim alamat blog

    Klik Klaim Subdomain Sekarang di dashboard, lalu pilih salah satu alamat yang ditawarkan. Untuk dosen, alamatnya berupa nama polos tanpa akhiran peran — misalnya budi.blog.unila.ac.id.
  3. 3

    Tunggu persetujuan

    Blog dosen aktif setelah disetujui pengelola; perkiraan waktunya tampil di halaman klaim. Alamat di luar daftar bisa diajukan lewat Ajukan banding manual.
  4. 4

    Isi portofolio

    Di Settings › Portofolio, klik Ambil dari myUnila, centang bagian yang ingin dipakai, Terapkan ke Editor, lalu Simpan.
  5. 5

    Terbitkan tulisan pertama

    Klik Tulis Baru, tulis, lalu tekan Publish — atau simpan sebagai draf dulu.

Ide tulisan

  • Ringkasan materi kuliah, atau pengantar sebelum perkuliahan dimulai.
  • Versi populer dari artikel jurnal Anda: masalahnya, temuannya, dan dampaknya.
  • Laporan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Opini sesuai bidang keahlian Anda.
  • Materi bersambung? Kelompokkan sebagai Seri di Dashboard › Seri, atau tulis bersama mahasiswa lewat fitur co-author.

Menjangkau pembaca internasional

Tulis versi bahasa Inggris sebagai tulisan terpisah (pilih English di kolom Bahasa editor), lalu tautkan keduanya lewat kartu Pair Bahasa Lain di halaman sunting tulisan.

Profil & portofolio

Ambil dari myUnila mengisi Portofolio dari profil akademik Anda — Anda memilih bagian mana yang dipakai.

  • Bagian yang tersedia: Pengalaman/Jabatan, Pendidikan, Keahlian, Sertifikasi, Publikasi, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Pengajaran, Penghargaan, Organisasi Profesi, dan Pembicara/Narasumber.
  • Semua isi Portofolio tampil publik. NIK, NIP/NIDN penuh, email, dan nomor HP tidak ikut diambil — tetap periksa tiap bagian sebelum Simpan.
  • Isi tautan SINTA, Google Scholar, ORCID, dan Scopus Author ID di Settings › Profil, bagian Profil akademik.
  • Atur seksi yang tampil di /portofolio lewat kotak Tampilan halaman Portofolio; pengunjung bisa mengunduh CV Anda dari /cv.

Tanya jawab

Apakah semua dosen dibuatkan blog secara otomatis?

Saat ini yang dibuatkan otomatis hanya blog guru besar, lewat Program Blog Guru Besar. Dosen lain bisa mengklaim blognya sendiri kapan saja dari dashboard.

Data dari myUnila kurang tepat. Bagaimana?

Setiap entri bisa disunting langsung di editor Portofolio sebelum Anda menekan Simpan. Bagian yang tidak perlu cukup tidak dicentang.

Bisakah saya memakai templat lain?

Bisa, kapan saja, di Settings › Tema. Isi blog tidak berubah — hanya tampilannya.

Mengapa blog saya belum aktif?

Blog dosen aktif setelah disetujui pengelola. Statusnya tampil di dashboard.

Baca juga

Panduan Dosen — Blog Unila