<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yul Martin,S.T,M.T.</title>
	<atom:link href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin</link>
	<description>Just another Blog.unila.ac.id weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Sep 2008 03:26:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menunggu Bis di Halte Tenjin Kita/solaria</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/09/14/menunggu-bis-di-halte-tenjin-kitasolaria/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/09/14/menunggu-bis-di-halte-tenjin-kitasolaria/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 17:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kyudai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/09/14/menunggu-bis-di-halte-tenjin-kitasolaria/</guid>
		<description><![CDATA[Keseharian yang di lakukan sebagai seorang mahasiswa di jepang adalah harus masuk kampus tanpa terkecuali. Perasaan segan dan rasa hormat dengan sensei membawa kita untuk tidak akan melewati hari tanpa kekampus. Jarak antara kaikan atau dormitory yang berada di kota, agak jauh dengan kampus engineering (ITO Kampus Kyudai Kogakubu), berkisar 1,5 jam perjalanan ( ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/09/halte-bis-solaria.jpg" title="Menunggu Bis di Halte Tenjin Kita/solaria"></a><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/09/halte-bis-solaria1.jpg" title="Menunggu Bis di Halte Tenjin Kita/solaria"><img src="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/09/halte-bis-solaria1.thumbnail.jpg" alt="Menunggu Bis di Halte Tenjin Kita/solaria" /></a><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/09/halte-bis-solaria1.jpg" title="Menunggu Bis di Halte Tenjin Kita/solaria"></a><img border="0" width="1" src="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/wp-admin/" height="1" />Keseharian yang di lakukan sebagai seorang mahasiswa di jepang adalah harus masuk kampus tanpa terkecuali. Perasaan segan dan rasa hormat dengan sensei membawa kita untuk tidak akan melewati hari tanpa kekampus. Jarak antara kaikan atau dormitory yang berada di kota, agak jauh dengan kampus engineering (ITO Kampus Kyudai Kogakubu), berkisar 1,5 jam perjalanan ( ini dicampur dengan menunggu bis ), yang hanya lewat sekitar 1 jam sekali&#8230;</p>
<p>Kalo kita terlambat bangun pagi maka jangan diharapkan kita akan sampai di kampus pada pukul 10.00 waktu fukuoka. Yang paling parah kalo kita janji dengan sensei jam 10 pagi maka kita harus sudah siap berangkat jam 7.00 pagi keluar dari dormitori, menunggu bis depan dormitori ke arah tenjin ( downtownnya fukuoka ) lalu turun di yubinkyuku mae (depan kantor pos), setelah itu kita menyeberang sambil melihat apakah lampu hijau tanda org boleh menyebrang jalan sudah menyala.</p>
<p>Sambil kita melirik jam tangan apakah jadwal bis yang akan berangkat ke ITO kampus sudah lewat, seandainya kita berangkat terlalu cepat dari kaikan maka siap2 kita akan menunggu bis begitu lama. Apa yang menjadi tanda bis ke ITO kampus ? karena semua dalam huruf kanji ( gak mungkin kita menguasai kanji dalam waktu 2 minggu ). Paling yang bisa kita lakukan adalah sering melihat lambang kyudai, karena di bis itu tertera lambang kyudai. Tapi kalo kita masih baru tinggal di jepang mungkin kita akan melihat kanji-kanji itu ada kemiripan sehingga sulit menentukan kanji mana yang sesuai dengan keinginan kita..</p>
<p>Semua jadwal bis sudah tertera di halte bis, hanya mungkin akan ada keterlambatan sekitar 2- 5 menit tapi bis disini cukup menjanjikan karena semua bis disini memakai AC sehingga tidak kepanasan, apalagi kalo kita abis lari2 mengejar jadwal bis yang akan berangkat. Dan hal yang paling menyenangkan adalah tidur didalam bis ( hampir semua mahasiswa jepang tidur dalam bis ), karena waktu itulah digunakan untuk istirahat. Kalo tidak tidur mhs jepang membaca buku tanpa mengobrol kiri kanan tapi pas org indonesia masuk bersama temannya,pasti ada pembicaraan&#8230;maklum beda budaya kali ya, padahal udah ada tulisan dalam bis tidak boleh mengobrol dan menggunakan HP..</p>
<p>Mungkin semboyan mahasiswa jepang &#8220; Tiada hari tanpa belajar&#8221;, mungkin saatnya kita mencontoh&#8230;</p>
<p>YM</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/09/14/menunggu-bis-di-halte-tenjin-kitasolaria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kyudai gakusei</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/kyudai-gakusei/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/kyudai-gakusei/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 05:54:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kyudai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/kyudai-gakusei/</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 18 agustus 2008, hari pertama di lab.high voltage engineering&#8230;Sensei jemput di hakata JR, trus kita naik kereta ke kyudai JR, dilanjutkan dengan Bis ke dalam area kampus Ito campus yang sangat luas ( khusus engineering ). kemudian masuk lab dan berkenalan dengan anggota lab disana. Setelah itu sensei ajak makan karena sudah pukul 12.30 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" align="baseline" width="300" src="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/09/dsci0302.JPG" alt="Lab.High Voltage Engineering Kyudai Japan" height="250" />Tanggal 18 agustus 2008, hari pertama di lab.high voltage engineering&#8230;Sensei jemput di hakata JR, trus kita naik kereta ke kyudai JR, dilanjutkan dengan Bis ke dalam area kampus Ito campus yang sangat luas ( khusus engineering ). kemudian masuk lab dan berkenalan dengan anggota lab disana. Setelah itu sensei ajak makan karena sudah pukul 12.30 menit waktu fukuoka.</p>
<p>Selesai makan, saya sholat zuhur kemudian bertemu sensei lagi untuk mempersiapkan ujian candidat doctor, ada waktu 3 hari untuk mempersiapkannya karena ujian akan dilaksanakan hari jumat ja 01.00 pm. Persiapan membutuhkan waktu lama dan menguras waktu serta selu di presentasikan dihadapan sensei.</p>
<p>Waktu yang dinanti sudah tiba, ujian entrance Exam ? atau candidat doctor&#8230; awalnya nervous juga tapi apapun yang terjadi hari itu, adalah perjuangan yang tidak akan terulang lagi..semua sudah ter schedule, kurang lebih 30 menit presentasi, dan keluar dari ruang sidang&#8230;</p>
<p>Kemudian semua sensei yang berjumlah 10 orang keluar dari ruang sidang, gak lama kemudia sensei ku keluar dengan membawa berita &#8221; aku lulus test kandidat doctor &#8221; . wah senang sekali rasanya&#8230;tinggal menghadapi hari2 yang indah penuh keseriusan&#8230;</p>
<p>gambatte kudasai</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/kyudai-gakusei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fukuoka</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/fukuoka/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/fukuoka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 05:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kyudai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/fukuoka/</guid>
		<description><![CDATA[Fukuoka kota yang sangat indah,hamparan gunung membentang mengelilingi kota dan pantai tampai terlihat tenang, sungai mengalir membelah kota, sehingga tampak keindahan alam kota ini. Disamping kota nya yang indah ternyata ada hal yang menarik orang-orang disini ramah dan familiar dengan pendatang asing..serasa betah kita tinggal di negara maju&#8230;hampir semua kaikan dan apato terhubung atau mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fukuoka kota yang sangat indah,hamparan gunung membentang mengelilingi kota dan pantai tampai terlihat tenang, sungai mengalir membelah kota, sehingga tampak keindahan alam kota ini. Disamping kota nya yang indah ternyata ada hal yang menarik orang-orang disini ramah dan familiar dengan pendatang asing..serasa betah kita tinggal di negara maju&#8230;hampir semua kaikan dan apato terhubung atau mendapatkan bocoran siganl untukbermain internet. Ditengah kota ada tower yang sangat tinggi sekali 123 m dari permukaan tanah, dari sini kita dapat melihat panorama keindahan kota fukuoka. Konon kabarnya kawan satu lab dengan saya (org mesir) mengatakan fukuoka kota no.1 terindah di jepang&#8230; semoga aja benar apa yang dia ucapkan.</p>
<p>Tanggal 30 agustus 2008 akan ada peringatan besar HANABI ( pesta kembang api ), untungnya pesta ini berlangsung didekat pantai dekat sekali dengan kaikan tempat kami tinggal dan  kami akan meyaksikan perhelatan terbesar sepanjang tahun. Hampir semua kota fukuoka aku jajaki, khususnya downton, subway/kereta bawah tanah dan naik ke puncak fukuoka tower.</p>
<p>Semua fasilitas tersedia di tempat2 umum, bila haus kita beli air jeruk botol di finding machine, saat kita jalan kaki terasa nyaman karena udara yang bersih tanpa kebisingan.</p>
<p>continu</p>
<p>YM</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/08/25/fukuoka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waktu berangkat semakin dekat&#8230;..Jepun</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/waktu-berangkat-semakin-dekatjepun/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/waktu-berangkat-semakin-dekatjepun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 14:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[about me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/waktu-berangkat-semakin-dekatjepun/</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa waktu bergerak semakin cepat meninggalkan kita dan akan selalu menggilas kita, hal inilah yang sering kita rasakan ketika kita melakukan aktivitas yang tidak terkontrol&#8230;
Tak terasa hampir satu tahun menunggu keberangkatan studi ke jepang, seluruh persiapan yang dianggap perlu sudah dicicil namun seakan persiapan tak pernah sempurna. Setidak nya persoalan terangkai dalam satu kaitan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/07/bdg.jpg" title="bdg.jpg"><img src="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/07/bdg.thumbnail.jpg" alt="bdg.jpg" /></a><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/07/bdg.jpg" title="bdg.jpg"></a>Tak terasa waktu bergerak semakin cepat meninggalkan kita dan akan selalu menggilas kita, hal inilah yang sering kita rasakan ketika kita melakukan aktivitas yang tidak terkontrol&#8230;</p>
<p>Tak terasa hampir satu tahun menunggu keberangkatan studi ke jepang, seluruh persiapan yang dianggap perlu sudah dicicil namun seakan persiapan tak pernah sempurna. Setidak nya persoalan terangkai dalam satu kaitan dalam saling mempengaruhi satu sama lain ( dari persiapan kontrak dikti-unila, pengurusan pasport+visa, pencairan beasiswa sampai kontrak dengan penerima beasiswa, kontak selalu dengan Prof Junya Suehiro di Kyushu University untuk persiapan ujian kualifikasi Doctor). Semua ini melelahkan dan harus bolak-balik lampung-jakarta.</p>
<p>Namun semua ini tergambar wajah gembira dari kawan-kawan penerima beasiswa dikti batch 1 &amp; 2 sejumlah 9 orang dosen unila setelah memegang pasport di tangan. Gambaran negeri sakura sudah didepan mata&#8230;hal ini akan menjadi sejarah baru bagi kami tim 9 ini, semoga kebersamaan dan kekompakkan kita selalu dijaga hingga kita kembali ke unila dan mengabdikan diri kembali&#8230;</p>
<p>Pada akhirnya semua aktivitas di unila akan segera ditinggalkan baik mengajar di jurusan teknik elektro, sebagai ketua program S1 teknik elektro nonreguler dan sebagai tim kerja pembantu rektor 3 unila serta sebagai Ka. Dept Non Renewable energi di CERAP-RD FT-UNILA&#8230;</p>
<p>semoga rekan di fak teknik dapat melanjutkan</p>
<p>salam sejawat   </p>
<p>  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/waktu-berangkat-semakin-dekatjepun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Energi (CERAP-RD) FT-UNILA melakukan pengabdian ke Masyarakat Pedesaan</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/tim-energi-cerap-rd-ft-unila-melakukan-pengabdian-ke-masyarakat-pedesaan/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/tim-energi-cerap-rd-ft-unila-melakukan-pengabdian-ke-masyarakat-pedesaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 13:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/tim-energi-cerap-rd-ft-unila-melakukan-pengabdian-ke-masyarakat-pedesaan/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka realisasi pemberdayaan  masyarakat dan terwujudnya kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan maka Tim Energi (CERAP-RD) FT-UNILA melakukan pelatihan di beberapa desa antara lain : Desa Cipadang kab. Pesawaran untuk pelatihan dan sosialisasi alat pengering kopi dan coklat  dari energi surya, Desa didaerah Natar untuk pelatihan pembuatan biog as dari kotoran ternak sapi. Selain itu hari sabtu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka realisasi pemberdayaan  masyarakat dan terwujudnya kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan maka Tim Energi (CERAP-RD) FT-UNILA melakukan pelatihan di beberapa desa antara lain : Desa Cipadang kab. Pesawaran untuk pelatihan dan sosialisasi alat pengering kopi dan coklat  dari energi surya, Desa didaerah Natar untuk pelatihan pembuatan biog as dari kotoran ternak sapi. Selain itu hari sabtu tgl 2 agustus tim akan melakukan pelatihan kompos di desa purworejo kab. pesawaran.</p>
<p>Kegiatan ini diawali dengan pemaparan profil CERAP-RD FT UNILA yang beranggotakan ( Indra Mamad Gandidi, Dikpride Despa, Yul Martin, Azhar Srinivasan,Agus Trisanto, Nafrizal dan beberapa orang Doktor Lulusan Luar Negri ) serta didampingi oleh Ir. Mariyanto, MT selaku Dekan Fakultas Teknik sekaligus sebagai pengarah CERAP-RD di kantor bupati pesawaran dalam rangka sosialisasi lembaga dan pemaparan kegiatan. Tarmiji Hamim selaku sekretaris daerah kabupaten peswaran menyambut baik kegiatan yang dilakukan tim, diharapkan akan adanya sinergi antara pemerintah tingkat 2 selaku pengambil kebijakan dengan universitas sebagai tim ahli dalam pemanfaatan potensi lokal.</p>
<p>Selanjutnya kegiatan ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama antara pihak pemerintah daerah kabupaten pesawaran dengan universitas dan akan diteruskan ke dinas terkait.</p>
<p>  </p>
<p>      </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/07/30/tim-energi-cerap-rd-ft-unila-melakukan-pengabdian-ke-masyarakat-pedesaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ENERGI UNTUK RAKYAT</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/06/05/energi-untuk-rakyat/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/06/05/energi-untuk-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 03:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/06/05/energi-untuk-rakyat/</guid>
		<description><![CDATA[Energi merupakan komponen penting didalam aktivitas manusia. Tingkat pemakaian energi seringkali digunakan sebagai salah satu indikator tingkat kemakmuran rakyat. Rakyat yang makmur kehidupannya cenderung memiliki tingkat pemakaian energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan rakyat kurang mampu. Sedangkan jenis energi yang digunakan menunjukan tingkat kemajuan rakyat. Rakyat yang lebih maju cenderung memakai energi yang mudah digunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Energi merupakan komponen penting didalam aktivitas manusia. Tingkat pemakaian energi seringkali digunakan sebagai salah satu indikator tingkat kemakmuran rakyat. Rakyat yang makmur kehidupannya cenderung memiliki tingkat pemakaian energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan rakyat kurang mampu. Sedangkan jenis energi yang digunakan menunjukan tingkat kemajuan rakyat. Rakyat yang lebih maju cenderung memakai energi yang mudah digunakan dan diperoleh secara komersial.  </p>
<p>Pemanfaatan energi komersial didaerah pedesaan masih rendah karena disebabkan akses energi komersial ke pedesaan agak sulit, terutama karena faktor ekonomi rakyat pedesaan yang kurang mendukung. Energi komersial yang digunakan rakyat pedesaan sebagaian besar untuk keperluan konsumtif seperti : penerangan, memasak dan hiburan.</p>
<p>Pemanfaatan energi di pedesaan dapat meningkatkan pendapatan rakyat, bila energi tersebut digunakan untuk kegiatan produktif berdasarkan pada potensi, profil dan karakteristik desa. Perlu adanya optimalisasi pemanfaatan sumber daya energi secara ekonomis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan mempertimbangkan ketersediaan untuk masa yang akan datang. </p>
<p>Ditinjau dari potensi sumber daya Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Provinsi Lampung agar termanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat perlu dilakukan kajian yang mencakup seluruh aspek yang meliputi analisis literatur, inventarisasi dan identifikasi potensi EBT serta mengevaluasi pemanfaatan energi dalam rangka memberdayakan rakyat sehingga secara tidak langsung meningkatkan taraf hidup rakyat. </p>
<p>Seiring dengan tema diatas <strong>CERAP-RD (Center of Energi Research and Application for Rural Development)</strong> sebagai lembaga riset dibawah FT-UNILA yang konsen pada penelitian bidang energi dan teknologi, telah direstui oleh Rektor Universitas Lampung, berdiri tanggal 20 Mei 2008, bersamaan dengan hari kebangkitan nasional diharapkan mampu menjawab problematika dan persoalan  energi di daerah pedesaan.  Skala prioritas yang dilakukan <strong>CERAP-RD</strong> saat ini melakukan sosialiasi lembaga ke pihak PEMDA/kota/kabupaten dan menangkap peluang kerjasama dengan pihak pemerintah pusat maupun daerah serta memberikan solusi dan pelatihan pada industri di wilayah Provinsi Lampung. Obsesi dan Realisasi yang diinginkan <strong>CERAP-RD</strong> terbentuknya <strong><em>Desa Mandiri Energi</em></strong> berbasis potensi local  dan tersedianya <strong><em>Sistem Informasi Energi </em></strong> yang dapat berguna bagi pemerintah pusat, daerah, masyarakat dan stake holder terkait.   </p>
<p>Ir. Yul Martin,M.T</p>
<p><strong>Ka.Dept Non Renewable Energi </strong><strong>CERAP-RD FT-UNILA</strong>  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/06/05/energi-untuk-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pidato Ilmiah Albert Einstein di Kyoto Imperial University</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/05/05/pidato-ilmiah-albert-einstein-di-kyoto-imperial-university/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/05/05/pidato-ilmiah-albert-einstein-di-kyoto-imperial-university/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 11:43:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/05/05/pidato-ilmiah-albert-einstein-di-kyoto-imperial-university/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 14 Desember 1922 Albert Einstein menyampaikan kuliah umum di depan mahasiswa Kyoto Imperial University tentang ide-ide yang melatar-belakangi lahirnya teori relativitas khusus dan umum. Kuliah ini merupakan bagian dari lawatan Einstein ke Jepang selama 43 hari di penghujung tahun 1922 bersama istrinya Elsa. Lawatan ini cukup unik, karena inilah satu-satunya lawatan Eistein ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 14 Desember 1922 Albert Einstein menyampaikan kuliah umum di depan mahasiswa Kyoto Imperial University tentang ide-ide yang melatar-belakangi lahirnya teori relativitas khusus dan umum. Kuliah ini merupakan bagian dari lawatan Einstein ke Jepang selama 43 hari di penghujung tahun 1922 bersama istrinya Elsa. Lawatan ini cukup unik, karena inilah satu-satunya lawatan Eistein ke Asia. Selama kunjungan tersebut, Einstein memiliki jadwal yang sangat ketat, ia harus memberikan kuliah untuk para profesional (fisikawan) serta publik umum.</p>
<p>Tahun berikutnya, catatan kuliah ini diterbitkan oleh sebuah majalah bulanan Jepang yang bernama Kaizo. Prof. Masahiro Morikawa dari Ochanomizu University menerjemahkan artikel tersebut ke dalam bahasa Inggris dalam buletin Asosiasi Himpunan Fisikawan Asia Pasifik yang terbit bulan April lalu. Seperti keyakinan Prof. Morikawa, saya pun sependapat bahwa artikel ini selayaknya diketahui masyarakat. Satu hal penting yang dapat kita pelajari dari kuliah ini adalah fakta bahwa sebagai manusia biasa Einstein pernah hampir putus-asa karena sulitnya problem relativitas. Namun kombinasi antara ketekunan, kerja keras, kejeniusan, hubungan baik dengan sesama ilmuwan, serta keberuntungan yang ia miliki, merupakan faktor yang akhirnya menentukan keberhasilan Einstein melahirkan kedua teori relativitas tersebut. Hal ini tentu saja patut menjadi renungan bagi para ilmuwan di republik ini.</p>
<p>Berikut adalah terjemahan pidato Einstein tersebut.</p>
<p><em>&#8220;Bukanlah suatu hal yang mudah untuk menceritakan secara lengkap bagaimana saya mendapatkan teori relativitas. Hal ini disebabkan oleh adanya beragam kompleksitas yang secara tidak langsung memotivasi pemikiran manusia. Saya pun tidak ingin menyampaikan secara rinci perkembangan pemikiran saya berdasarkan makalah-makalah ilmiah saya, namun saya akan secara sederhana menyampaikan pada anda esensi perkembangan pemikiran tersebut. </em><em></p>
<p><em>Pertamakali saya mendapatkan ide untuk membangun teori relativitas sekitar 17 tahun lalu (1905). Saya tidak dapat mengatakan secara eksak darimana ide semacam ini muncul, namun saya yakin ide ini berasal dari masalah optik pada benda-benda yang bergerak. Cahaya merambat dalam lautan ether dan bumi bergerak dalam ether yang sama. Oleh karena itu gerakan ether haruslah dapat diamati dari bumi. Namun saya tidak pernah menemukan satu bukti pengamatan aliran ether tersebut di dalam literatur fisika. Saya sangat terdorong untuk membuktikan aliran ether relatif terhadap bumi, dengan kata lain gerakan bumi di dalam ether. Pada saat itu saya sama sekali tidak meragukan eksistensi ether serta gerakkan ether tersebut. Sebenarnya saya mengharapkan kemungkinan pengamatan pada perbedaan antara kecepatan cahaya yang bergerak searah dengan gerakan bumi dan cahaya yang bergerak berlawanan (dengan bantuan pantulan cermin). Ide saya dapat direalisasi dengan menggunakan sepasang termokopel untuk mengukur perbedaan panas atau energi mereka. Ide ini mirip dengan eksperimen interferensi Albert Michelson, namun saat itu saya tidak begitu familiar dengan eksperimen Michelson. Saya berkenalan dengan hasil-nihil (null-result) eksperimen Michelson saat saya masih mahasiswa dan sejak saat itu saya sangat terobsesi dengan ide saya. Secara intuisi saya merasakan bahwa jika kita menerima hasil-nihil tersebut maka ia akan mengantarkan kita pada satu kesimpulan bahwa pandangan kita tentang bumi yang bergerak di dalam ether adalah salah. Ini adalah langkah pertama yang menarik saya ke arah teori relativitas khusus. Sejak saat itu saya mulai yakin bahwa jika bumi bergerak mengelilingi matahari maka gerakannya tidak pernah dapat dideteksi dengan eksperimen yang menggunakan cahaya. </em></p>
<p><em>Pada tahun 1895 saya membaca makalah Hendrik Lorentz yang mengklaim bahwa ia dapat memecahkan problem elektrodinamika seutuhnya melalui pendekatan pertama, yaitu suatu pendekatan dimana pangkat dua atau lebih dari rasio antara kecepatan benda dan kecepatan cahaya diabaikan. Setelah itu saya mencoba mengembangkan argumen Lorentz pada hasil eksperimen Armand Fizeau dengan mengasumsikan bahwa persamaan gerak elektron, sebagaimana telah dibuktikan Lorentz, berlaku dalam sistem koordinat baik yang mengacu pada benda bergerak maupun pada vakuum. Saya yakin dengan keabsahan elektrodinamika yang disusun oleh Maxwell dan Lorentz dan saya sangat yakin bahwa mereka dengan tepat menjelaskan fenomena alam yang sebenarnya. Lebih-lebih pada fakta bahwa persamaan yang sama berlaku dalam sistem koordinat bergerak serta sistem vakuum, jelas memperlihatkan sifat invarian (tidak berubah) cahaya. Walau demikian, kesimpulan ini bertentangan dengan hukum komposisi kecepatan yang dianut saat itu. Mengapa kedua hukum dasar ini bertentangan satu sama lain? Masalah besar ini membuat saya berfikir keras. Saya harus menghabiskan setahun penuh dengan sia-sia dalam mengeksplorasi kesempatan memodifikasi teori Lorentz. Masalah ini terlihat terlalu berat untuk saya! </em></p>
<p></em><em><br />
<em>Suatu hari, sebuah percakapan dengan teman saya di </em></em><em>Bern</em><em> membantu saya memecahkan masalah besar ini. Saya mengunjunginya pada hari yang cerah dan bertanya padanya: &#8220;Saat ini saya sedang dihadapkan pada masalah besar yang saya kira tidak pernah dapat diselesaikan. Sekarang saya ingin membagi masalah ini dengan anda.&#8221; Saya menghabiskan pelbagai diskusi dengannya. Tiba-tiba saya mendapatkan ide yang sangat penting. Esoknya saya katakan kepadanya : &#8220;Terimakasih banyak. Saya telah memecahkan seluruh masalah saya.&#8221; </em><em></p>
<p><em>Ide utama saya untuk pemecahan masalah ini berkenaan dengan konsep waktu. Waktu tidak boleh didefinisikan a priori sebagai suatu realitas absolut. Waktu haruslah bergantung pada kecepatan sinyal. Masalah besar ini dapat diselesaikan dengan konsep baru tentang waktu. </em></p>
<p><em>Hanya dalam </em></em><em>lima</em><em> minggu saya dapat menyelesaikan prinsip relativitas khusus setelah penemuan tersebut. Saya juga tidak memiliki keraguan akan keabsahan prinsip ini dari sisi filosopis. Lagipula prinsip ini sesuai dengan prinsip Mach, paling tidak sebagian jika dibandingkan dengan kesuksesan teori relativitas umum. Inilah cara saya membangun teori relativitas khusus. </em><em></p>
<p><em>Langkah pertama menuju teori relativitas umum muncul dua tahun kemudian (1907) dengan cara yang berbeda. </em></p>
<p><em>Saya tidak terlalu puas dengan teori relativitas khusus karena prinsip relativitas hanya terbatas pada gerak relatif dengan kecepatan konstan namun tidak dapat diaplikasikan pada gerak secara umum. Pada tahun 1907 saya diminta oleh Johannes Stark untuk menulis ulasan tentang pelbagai hasil eksperimen dari teori relativitas khusus dalam laporan tahunannya Jahrbuch der Radioaktivitaet und Elektronik. Ketika diminta untuk menulis artikel ini saya sadar bahwa teori relativitas khusus dapat diterapkan pada semua fenomena alam kecuali gravitasi. Saya benar-benar ingin mencari jalan untuk menerapkan teori ini pada kasus gravitasi. Namun saya tidak dapat menyelesaikan hal ini dengan mudah. Satu hal yang membuat saya frustrasi adalah fakta bahwa meski teori relativitas khusus memberikan relasi yang sempurna antara kelembaman dan energi, sementara relasi antara kelembaman dan berat (inersia dan sistem gravitasi) tidak tersentuh sama sekali. Saya curiga bahwa masalah ini berada jauh di luar cakupan teori relativitas khusus. </em></p>
<p><em>Suatu hari saya sedang duduk di atas sebuah kursi di Kantor Paten Swiss di </em></em><em>Bern</em><em>. Inilah saatnya sebuah ide cemerlang melintas di benak saya. &#8220;Seseorang yang jatuh bebas tidak akan mengetahui berat badannya.&#8221; Ide sederhana ini memberi saya pemikiran yang mendalam. Emosi liar yang melanda saya saat itu mendorong saya ke arah teori gravitasi. Saya kembali berfikir, &#8220;Seseorang yang jatuh bebas memiliki percepatan.&#8221; Pengamatan yang dilakukan oleh orang ini sebenarnya dilakukan pada sistem yang dipercepat. Saya memutuskan untuk memperluas prinsip relativitas dengan memasukkan percepatan. Saya juga berharap, dengan menggeneralisasi teori ini saya akan sekaligus memecahkan masalah gravitasi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa orang yang jatuh bebas tidak merasakan berat badannya akibat adanya </em><em>medan</em><em> gravitasi lain yang menghilangkan </em><em>medan</em><em> gravitasi bumi. Dengan kata lain, setiap benda yang dipercepat membutuhkan </em><em>medan</em><em> gravitasi baru. </em><em></p>
<p><em>Meski demikian saya tidak dapat memecahkan masalah ini secara utuh. Delapan tahun saya habiskan untuk menurunkan relasi yang nyata. Sebelum itu, saya hanya mendapatkan potongan-potongan dasar teori tersebut. </em></p>
<p><em>Ernst Mach juga mengklaim prinsip ekivalensi antar sistem-sistem yang dipercepat. Namun jelas hal ini tidak cocok dengan geometri biasa. Hal ini disebabkan karena jika sistem-sitem semacam ini diizinkan, maka geometri Euclidean tidak berlaku di setiap sistem. Menjelaskan hukum fisika tanpa geometri sama saja dengan menjelaskan suatu pemikiran tanpa kata-kata. Kita harus mempersiapkan kata-kata tersebut sebelum kita dapat menjelaskan pemikiran kita. Jadi, apa yang harus saya letakkan sebagai landasan teori saya? </em></p>
<p><em>Masalah ini tetap tak terselesaikan hingga tahun 1912. Pada tahun itu saya menyadari bahwa teori permukaan Karl Friedrich Gauss dapat menjadi dasar yang baik untuk memecahkan misteri di atas. Bagi saya, koordinat permukaan Gauss merupakan peralatan yang sangat penting. Namun saya tidak mengetahui bahwa George Riemann sebelumnya telah mengembangkan dasar-dasar geometri yang sangat mendalam. Saya hanya ingat teori Gauss yang saya dapat dalam kuliah dari seorang dosen matematika bernama Carl Friedrich Geiser ketika saya masih mahasiswa. Jadi saya semakin yakin bahwa sifat-sifat dasar dari geometri haruslah memiliki arti fisis. </em></p>
<p><em>Sekembalinya saya ke Zurich dari Praha saya menemui teman dekat saya, seorang ahli matematika, Marcel Grossmann. Ia membantu saya mencarikan referensi-referensi matematika yang agak asing bagi saya ketika saya masih di kantor paten Swiss di Bern. Inilah untuk pertamakali saya belajar darinya hasil karya Curbastro Ricci serta makalah-makalah Riemann. Saya tanyakan kepadanya apakah masalah saya dapat diselesaikan dengan teori Riemann, yaitu apakah invarian dari elemen garis cukup untuk menentukan seluruh koefisien yang saya cari. Selanjutnya, saya berkolaborasi dengannya dalam menulis sebuah makalah pada tahun 1913, meski persamaan gravitasi yang sesungguhnya belum dapat diturunkan saat itu. Penyelidikan lebih lanjut dengan menggunakan teori Riemann, sayangnya, menghasilkan banyak kesimpulan yang bertentangan dengan harapan saya. </em></p>
<p><em>Dua tahun berikutnya berlalu saat saya masih memutar otak untuk memecahkan masalah ini. Pada akhirnya saya menemukan satu kesalahan pada perhitungan saya sebelumnya. Saya kembali mencoba menurunkan persamaan gravitasi yang benar berdasarkan teori invarian. Setelah dua minggu bekerja, jawaban akhir muncul di depan saya. </em></p>
<p><em>Setelah tahun 1915 saya mulai mengerjakan problem kosmologi. Riset yang saya lakukan menyangkut geometri dan waktu jagad raya. Riset ini didasarkan pada pembahasan syarat batas teori relativitas umum dan argumen kelembaman Mach. Meski saya tidak mengetahui sejauh mana dampak ide Mach pada substansi relativitas umum dari kelembaman, saya yakin bahwa pemikiran besar ini merupakan filosopi dasar saya. </em></p>
<p><em>Mula-mula saya mencoba membuat syarat batas persamaan gravitasi menjadi invarian. Belakangan saya bahkan dapat menghilangkan batasan ini dengan asumsi bahwa jagad raya bersifat tertutup. Dengan demikian saya berhasil memecahkan masalah kosmologi. Sebagai hasilnya diperoleh bahwa kelembaman muncul sebagai satu sifat relatif di antara materi dan haruslah lenyap jika tidak ada benda lain yang berinteraksi dengannya. Saya yakin jika sifat penting ini membuat teori relativitas umum memuaskan kita bahkan dalam pandangan epistemologi sekalipun. </em></p>
<p><em>Dengan ini saya ingin mengakhiri cerita singkat saya tentang bagaimana saya membangun teori relativitas. Terimakasih banyak.&#8221;</em></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/05/05/pidato-ilmiah-albert-einstein-di-kyoto-imperial-university/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KRISIS LISTRIK DI LUMBUNG ENERGI</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/04/24/krisis-listrik-di-lumbung-energi/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/04/24/krisis-listrik-di-lumbung-energi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 16:18:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/04/24/krisis-listrik-di-lumbung-energi/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang terlintas di benak kita ketika menghadapi kenyataan diatas ? 
Kelangkaan listrik di provinsi lampung mulai dirasakan serius. Hal ini mulai dirasakan dengan semakin sering terjadi padam bergilir terjadi dan pemadaman toatak dengan tingkat outage yang sudah mengkawatirkan. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pasokan listrik dari sumber energi primer yang ada. Banyak hal yang menyebabkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Times New Roman">Apa yang terlintas di benak kita ketika menghadapi kenyataan diatas ?</font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Kelangkaan listrik di provinsi lampung mulai dirasakan serius. Hal ini mulai dirasakan dengan semakin sering terjadi padam bergilir terjadi dan pemadaman toatak dengan tingkat outage yang sudah mengkawatirkan. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pasokan listrik dari sumber energi primer yang ada. Banyak hal yang menyebabkan padamnya listrik dari kurangnya pasokan BBM sampai adanya gangguan permanen dari sisi gardu induk. Selain itu diperparah dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik dibandingkan dengan pasokan listrik yang ada.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Krisis listrik sebagai akibat dari kekurangan pasokan listrik seharusnya tidak boleh terjadi karena listrik menjadi salah satu kebutuhan keseharian masyarakat kodern yang harus di sedaiakan oleh pemerintah,kecuali adanya kerusakan teknis. Sebetulnya hal ini sangat ironi sekali karena negeri ini mempunyai energi alternative yang melimpah. Sebagai salah satu penghasil gas alam terbesar didunia dengan cadangan potensi 170-180 triliyun kaki kubik (TCF).</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman">Pembangkit listrik tenaga air skala besar yang semula diperuntuk untuk menahan beban dasar, sudah tidak dapat di harapkan dikarenakan kerusakan hutan disisi hulu, sehingga tidak mampu menahan air pada saat musim kemarau. Contoh yang dapat dilihat langsung adalah PLTA batutegi dengan kapasitas 2 x 15 MW hanya beroperasi selama 4 jam dengan satu turbin air. Hal sama juga dialami oleh pembangkit yang berkapasitas lebih besar yaitu Waybesai 2 x 45 MW hanya dapat beroperasi dengan 70 MW  dan beroperasi selama 3 jam per hari. Seharusnya tersedianya cadangan air menjadi berkah bagi negeri ini karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik namun cadangan air berkurang karena meningkatnya sedimentasi disebabkan oleh degradasi lahan, tanah longsor dan erosi.   </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Apa yang harus kita pikirkan untuk membenahi ini semua?</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Saatnya kita mengurangi pemakaian bahan bakar minyak dan segera beralih ke energi gas, batubara, panas bumi,air,angin dan biomassa. Selain ini masih banyak lagi energi yang dapat menggantikan energi konvensional, seperti halnya energi tumbuh-tumbuhan. Saat ini pemerintah sedang memperioritaskan empat komoditas tanaman yaitu : kelapasawit,jarak paga, tebu dan singkong. Tanaman ini dapat menghasilkan bioetanol sebagai pengganti BBM. Kecocokan jenis tanah sangat mempengaruhi produksi masal dari tanaman penghasil energi hijau ini. Oleh karena itu diperlukan sekali pemetaan sumber bahan baku energi untuk masing-masing wilayah.  </font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman">Tanggung jawab siapakah penyediaan energi ?</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Banyak nya potensi sumber bahan baku energi di provinsi lampung, apakah sudah termanfaatkan secara baik ? Hal ini hanya dapat di jawab dengan keseriusan pemerintah untuk mendorong tujuan mulia ini. </font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><em><font face="Times New Roman">Tobe continue…</font></em><em><font face="Times New Roman"> </font></em><font face="Times New Roman"><em>YM/ Electrical Engineering </em><em>University</em><em> of </em><em>Lampung</em><em></em></font><font face="Times New Roman"> </font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/04/24/krisis-listrik-di-lumbung-energi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lightning&#8230;.</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/08/lightning-2/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/08/lightning-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 09:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/08/lightning-2/</guid>
		<description><![CDATA[
Pack between 35000 to 40000 A of current
Can generate temperatures as high as 50,000 derajat celcius
Travel as fas as 40 miles
kill nearly 100 people each year in the USA and injures hundreds
Cause billions of dollar in property damage each year, many times resulting in fire and total property loss

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/03/petir.jpg" title="petir"></a>Pack between 35000 to 40000 A of current</li>
<li>Can generate temperatures as high as 50,000 derajat celcius</li>
<li>Travel as fas as 40 miles</li>
<li>kill nearly 100 people each year in the USA and injures hundreds</li>
<li>Cause billions of dollar in property damage each year, many times resulting in fire and total property loss</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/08/lightning-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lightning</title>
		<link>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/07/lightning/</link>
		<comments>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/07/lightning/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 09:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulmartin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lightning Discharges]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/07/lightning/</guid>
		<description><![CDATA[What is lightning?
Lightning is a bright flash of electricity produced by a thunderstorm. All thunderstorms produce lightning and are very dangerous. If you hear the sound of thunder, then you are in danger from lightning. Lightning kills and injures more people each year than hurricanes or tornadoes; between 75 to 100 people. What causes lightning?
Lightning is [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/03/lightning.jpg" title="lightning"><img src="http://blog.unila.ac.id/yulmartin/files/2008/03/lightning.thumbnail.jpg" alt="lightning" /></a>What is lightning?<font face="Times New Roman"><br />
</font>Lightning is a bright flash of electricity produced by a thunderstorm. All thunderstorms produce lightning and are very dangerous. If you hear the sound of thunder, then you are in danger from lightning. Lightning kills and injures more people each year than hurricanes or tornadoes; between 75 to 100 people. What causes lightning?<br />
Lightning is an electric current. Within a thundercloud way up in the sky, many small bits of ice (frozen raindrops) bump into each other as they move around in the air. All of those collisions create an electric charge. After a while, the whole cloud fills up with electrical charges. The positive charges or protons form at the top of the cloud and the negative charges or electrons form at the bottom of the cloud. Since opposites attract, that causes a positive charge to build up on the ground beneath the cloud. The grounds electrical charge concentrates around anything that sticks up, such as mountains, people, or single trees. The charge coming up from these points eventually connects with a charge reaching down from the clouds and &#8211; zap &#8211; lightning strikes! Have you ever rubbed your feet across carpet and then touched a metal door handle? If so, then you know that you can get shocked! Lightning works in the same way. How hot is lightning?<br />
Lightning is approximately 54,000 degrees Fahrenheit. That is six times hotter than the surface of the sun!</p>
<p>What color is lightning?<br />
Lightning seems to be clear or a white-yellow color, but it really depends on the background. What causes thunder?<br />
Thunder is caused by lightning. When a lightning bolt travels from the cloud to the ground it actually opens up a little hole in the air, called a channel. Once then light is gone the air collapses back in and creates a sound wave that we hear as thunder. The reason we see lightning before we hear thunder is because light travels faster than sound!</p>
<p>How do you know if lightning is nearby?<br />
If you see dark clouds, then lightning could be present, but the best thing you can do is to listen for thunder. If you hear thunder, then you need to go indoors or get in a car. Don&#8217;t be outside, where lightning could strike! If your hair stands on end or your skin starts to tingle, lightning maybe about to strike. Get down on your hands and knees and keep your head tucked in. Do not lay flat, because it can give lightning a better chance of strike you. What is ball lightning?<br />
Ball lightning is a rare form of lightning. It usually appears as a reddish, luminous ball, but can come in any color. Ball lightning is usually spherical in shape and about one foot in diameter. Hissing noises originate from such balls and they sometimes make a loud noise when they explode Can you tell how far away a storm is?<br />
Yes, you can use thunder to tell how far away a storm is. Next time you see a storm, count the number of seconds between when you see the lightning and hear the thunder. Take the number of seconds and divide by 5 and that will tell you how far away the storm is in miles. For example: If you counted 10 seconds between the lightning and the thunder, the lightning is 2 miles away!<br />
<font face="Times New Roman"> </font>SEVERE THUNDERSTORM WATCH &#8211; A severe thunderstorm (damaging winds of 58 miles per hour or more, or hail three-fourths of an inch in diameter or greater) is likely to develop in your area.</p>
<p>SEVERE THUNDERSTORM WARNING &#8211; A severe thunderstorm (damaging winds of 58 miles per hour or more, or hail three-fourths of an inch in diameter or greater) is taking place in your area.</p>
<p>PROTONS &#8211; They are particles with a positive charge.</p>
<p>ELECTRONS &#8211; They are particles with a negative charge.</p>
<p>STATIC ELECTRICITY &#8211; It is a form of electricity that is created when an object has too many electrons, giving it a negative charge.</p>
<p>LEADERS &#8211; A channel of charged air created by excess electrons in a thunderstorm cloud. A leader reaches from the cloud to the ground below, looking for positive charges.</p>
<p>RETURN STROKE &#8211; It&#8217;s an electrical charge that travels from the ground to a thundercloud. This return stroke releases tremendous energy, bright light and thunder. STREAMERS &#8211; A channel of charged air created by protons on the ground. They are created when leaders are created and reach from the ground to the sky looking for a leader to connect with. Know the Facts<br />
A lightning flash is no more than one inch wide.</p>
<p>What we see as a flash of lightning may actually be four different strokes in exactly the same place, one right after another. That&#8217;s why lightning appears to flicker. Lightning Safety Tips<br />
IF YOU’RE OUTDOORS: Keep an eye at the sky. Look for darkening skies, flashes of lightning, or increasing winds. Lightning often proceeds rain, so don’t wait for the rain to begin. If you hear the sound of thunder, go to a safe place immediately. The best place to go is a sturdy building or a car, but make sure the windows in the car are shut. Avoid sheds, picnic areas, baseball dugouts and bleachers. If there is no shelter around you, stay away from trees. Crouch down in the open area, keeping twice as far away from a tree as far as it is tall. Put your feet together and place your hands over your ears to minimize hearing damage from thunder. If you’re with a group of people stay about 15 feet from each other. Stay out of water, because it’s a great conductor of electricity. Swimming, wading, snorkeling and scuba diving are not safe. Also, don’t stand in puddles and avoid metal. Stay away from clotheslines, fences, and drop your backpacks because they often have metal on them. If you’re playing an outdoor activity, wait at least 30 minutes after the last observed lightning strike or thunder. </p>
<p align="center">IF YOU’RE INDOORS: Avoid water. It’s a great conductor of electricity, so do not take a shower, wash your hands, wash dishes or do laundry. Do not use a corded telephone. Lightning may strike exterior phone lines. Do not use electric equipment like computers and appliances during a storm. Stay away from windows and doors and stay off porches.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unila.ac.id/yulmartin/2008/03/07/lightning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
