Tak terasa waktu bergerak semakin cepat meninggalkan kita dan akan selalu menggilas kita, hal inilah yang sering kita rasakan ketika kita melakukan aktivitas yang tidak terkontrol…
Tak terasa hampir satu tahun menunggu keberangkatan studi ke jepang, seluruh persiapan yang dianggap perlu sudah dicicil namun seakan persiapan tak pernah sempurna. Setidak nya persoalan terangkai dalam satu kaitan dalam saling mempengaruhi satu sama lain ( dari persiapan kontrak dikti-unila, pengurusan pasport+visa, pencairan beasiswa sampai kontrak dengan penerima beasiswa, kontak selalu dengan Prof Junya Suehiro di Kyushu University untuk persiapan ujian kualifikasi Doctor). Semua ini melelahkan dan harus bolak-balik lampung-jakarta.
Namun semua ini tergambar wajah gembira dari kawan-kawan penerima beasiswa dikti batch 1 & 2 sejumlah 9 orang dosen unila setelah memegang pasport di tangan. Gambaran negeri sakura sudah didepan mata…hal ini akan menjadi sejarah baru bagi kami tim 9 ini, semoga kebersamaan dan kekompakkan kita selalu dijaga hingga kita kembali ke unila dan mengabdikan diri kembali…
Pada akhirnya semua aktivitas di unila akan segera ditinggalkan baik mengajar di jurusan teknik elektro, sebagai ketua program S1 teknik elektro nonreguler dan sebagai tim kerja pembantu rektor 3 unila serta sebagai Ka. Dept Non Renewable energi di CERAP-RD FT-UNILA…
semoga rekan di fak teknik dapat melanjutkan
salam sejawat