p align=”justify”Berdasarkan kondisi umum atau potret Kota Bandar Lampung, beberapa isu atau aspek strategis yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan program dan kegiatan adalah: /p p align=”justify”stronguPendidikan br //u/strongPendidikan merupakan salah satu pilar pentig dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, atau dengan kata lain membangun sektor pendidikan merupakan investasi sumberdaya manusia, yang diharapkan pada masa depan akan menjadi aset strategis dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan sektor pendidikan diarahkan pada perwujudan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. /p p align=”justify”Tingkat pendidikan masyarakat Kota Bandar Lampung secara umum masih belum menggembirakan. Berdasarkan data pada Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kota Bandar Lampung masih terdapat masyarakat yang belum terlayani atau putus sekolah. Pada usia 5-6 tahun terdapat 15.233 orang, pada usia 13-15 tahun ada 4.900 orang dan pada usia 16-24 tahun ada 2.356 orang. Sedangkan angka buta huruf pada usia 19-24 tahun berjumlah 352 orang, usia 25-42 tahun berjumlah 1.408 orang dan usia diatas 45 tahun berjumlah 535 orang. Masih terdapatnya penduduk yang buta huruf berdampak pada nilai indeks pembangunan manusia Kota Bandar Lampung yang masuk dalam kategori menengah dengan nilai 72. Sedangkan angka putus sekolah berdampak pada nilai angka partisipasi kasar (APK) pada bidang pendidikan. /p p align=”justify”strongu/u/strong/p p align=”justify”stronguKesehatan br //u/strongPembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang#160; agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang tinggi. Pembangunan kesehatan dapat dipandang sebagai suatu investasi untuk peningkatan kualitas sumberdaya manusia, yang antara lain diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia. Kesehatan juga merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. /p p align=”justify”Pelayanan kesehatan kepada penduduk miskin masih sangat rendah,dari 50.934 jumlah keluarga miskin yang memiliki kartu sehat 27.530 kepala keluarga. Sedangkan yang mendapatkan pelayanan kesehatan hanya 38.783 kepala keluarga, serta jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan anternatal dari 8.720 ibu hamil keluarga miskin hanya 3.327 ibu yang mendapatkan pelayanan. /p p align=”justify”stronguEkonomi Kerakyatan br //u/strongTerjadinya krisis ekonomi dan kemampuan bertahan dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi semakin menambah keyakinan untuk memperkuat dan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pelaku ekonomi tersebut. Perkembangan UMKM dan koperasi memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan#160; taraf hidup rakyat. /p p align=”justify”Beberapa permasalahan umum yang terjadi pada UMKM dan koperasi di Kota Bandar Lampung adalah rendahnya produktivitas, terbatasnya akses pada sumberdaya produktif, rendahnya kinerja kelembagaan usaha, lemahnya jaringan kemitraan, rendahnya kualitas sumberdaya manusia dan semangat kewirausahaan. Disamping itu penting pula diperhatikan kompetensi sumberdaya (tenaga kerja) sehingga mereka memiliki daya saing dan produktivitas yang tinggi. /p p align=”justify”stronguLingkungan Hidup/u/strong br /Kemauan dan semangat aparatur pemerintahan terhadap tata kelola lingkungan hidup (Good Enviromental Governance) di Kota Bandar Lampung merupakan kunci utama dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Kebersihan dan keindahan kota merupakan suatu jati diri atau identitas dari perilaku masyarakatnya. Kota yang bersih dan teratur akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. /p p align=”justify”Bertambahnya jumlah penduduk dan perilaku masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan menjadi penyebab sering terjadi banjir di Kota Bandar Lampung. Banjir hampir merata terjadi di beberapa lokasi dengan penyebab penumpukan sampah dan lumpur, sistem drainase yang kurang baik dan talud atau siring roboh yang menyebabkan gorong-gorong tersumbat. Hal inipun disebabkan kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. /p p align=”justify”Kondisi lingkungan lain yang perlu mendapat perhatian adalah penataan kawasan gunung dan bukit sebagai daerah resapan air (Water Catchment) sekaligus penataan ruang terbuka hijau serta pengelolaan pantai. Diperlukan suatu pranata hukum yang mengatur ketertiban dan perlindungan kepada masyarakat. /p p align=”justify”stronguPenegakan hukum br //u/strongPenghormatan dan penegakan hukum merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan masyarakat yang demokratis, modern dan beradab. Sebagai negara hukum, sudah sepatutnya setiap warganegara memiliki hak dan kewajiban yang sama di depan hukum. Dalam implementasinya sudah banyak produk hukum yang dibuat tetapi gagal dalam penerapannya. /p p align=”justify”Beberapa permasalahan dalam penegakan hukum adalah relatif rendahnya kesadaran hukum dalam masyarakat dan belum optimalnya hukum sebagai alat perubahan sosial di dalam masyarakat. /p p align=”justify”Perkembangan Kota Bandar Lampung pada saat ini masih diwarnai dengan terjadinya beberapa tindakan kriminalitas, terjadinya kemacetan lalu lintas, dan kasus pelanggaran hukum lainnya. Pada era kedepan diperlukan peraturan daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah yang konsisten dan concern pada upaya peningkatan rasa keadilan dalam masyarakat, sehingga terjadi peningkatan kepatuhan dan ketaatan hukum dan menurunnya pelanggaran hukum serta berkurangnya keluhan terhadap penegakan hukum yang tidak konsisten. /p p align=”justify”strongemSumber/em : Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Bandar Lampung periode 2005-2010/strong/p p/p div class=”wlWriterEditableSmartContent” id=”scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:ede5df73-4cd1-4ee3-b9c2-485a581d681b” style=”padding-right: 0px; display: inline; padding-left: 0px; float: none; padding-bottom: 0px; margin: 0px; padding-top: 0px”Technorati Tags: a href=”http://technorati.com/tags/rpjm” rel=”tag”rpjm/a,a href=”http://technorati.com/tags/bandar+lampung” rel=”tag”bandar lampung/a,a href=”http://technorati.com/tags/pembangunan” rel=”tag”pembangunan/a,a href=”http://technorati.com/tags/development” rel=”tag”development/a,a href=”http://technorati.com/tags/strategic+plan” rel=”tag”strategic plan/a/div
Tulisan Yang Berkaitan:
- [jurnal] Analisis Rencana Strategis Pembangunan Kota Bandar Lampung ANALISIS PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PEMBANGUNAN Studi Atas Perencanaan Penyusunan Rencana Strategis Kota Bandar Lampung Periode 2005 – 2010 Abstrak...
- Tujuan dan Sasaran RPJM Kota Bandar Lampung p align=”justify”Sasaran dan tujuan yang ada dalam rencana pembangunan Kota Bandar Lampung sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)...
- Analisis Rencana Strategis (renstra) Pembangunan A. Latar Belakang Kontinuitas proses reformasi yang terjadi di Indonesia pada berbagai bidang termasuk penyelenggaraan pemerintahan dalam kerangka otonomi...
- Tahap Penyusunan RPJP Lampung 2005-2025 Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)...
- Perda Nomor 3 Tahun 2004 PERATURAN DAERAHKOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 03 TAHUN 2004 TENTANG RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2001-2005 DENGAN RAHMAT...
Tags: bandar lampung, pembangunan, renstra, rpjm

