Kuliah ke-5 : Pengetahuan Lingkungan
Tanah dalam Bahasa Inggris disebut soil, menurut Dokuchaev: tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi.
Kata ”tanah” seperti banyak kata umum lainnya, mempunyai beberapa pengertian. Dalam pengertian tradisional tanah adalah medium alami untuk pertumbuhan tanaman daratan, tanpa memperhitungkan tanah tersebut mempunyai horizon yang keliatan atau tidak.
Schoeder (1972) mendefinisikan tanah sebagai suatu sistem tiga fase yang mengandung air, udara dan bahan-bahan mineral dan organik serta jasad-jasad hidup, yang karena pengaruh berbagai faktor lingkungan pada permukaan bumi dan kurun waktu, membentuk berbagai hasil perubahan yang memiliki ciri-ciri morfologi yang khas, sehingga berperan sebagai tempat tumbuh bermacam-macam tanaman.
Namun yang perlu diingat adalah arti penting tanah terhadap kehidupan. Dengan semakin tingginya jumlah penduduk maka persaingan penggunaan ruang (tanah/lahan) untuk berbagai kepentingan sangat tinggi. Proses pembangunan yang begitu pesat akhir-akhir ini menyebabkan lahan-lahan untuk pertanian banyak yang bergeser fungsinya menjadi lahan-lahan lain seperti lahan untuk pemukiman, lahan untuk industri dll.
Tanah sebagai sumber daya fisik yang tidak dapat diperbaharui dan dengan jumlah yang sangat tebatas memerlukan perencaan yang matang dalam penggunaannya sehingga dapat juga di manfaatkan oleh orang2 setelah kita (generasi penerus).
download : materi kuliah pengling pertemuan ke-5
Kuliah ke-4 : Pengetahuan Lingkungan
Jumlah Penduduk Penduduk (population) adalah semua orang yang menetap di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui beberapa cara yaitu sensus penduduk, survey penduduk dan registrasi penduduk.
Menurut World Population Data Sheet 1999 jumlah penduduk yang ada di muka bumi pada tahun 1999 adalah 5.982.000.000 jiwa. Dari jumlah tersebut, 5 negara dengan jumlah penduduk terbanyak adalah
RRC, India, Amerika Serikat, Indonesia dan Brazil dengan jumlah keseluruhan mencapai 2.890.800 jiwa. Jumlah tersebut berarti lebih dari setengah (50%) penduduk dunia.
Coba Anda renungkan! Setengah dari seluruh penduduk dunia bertempat tinggal hanya di lima negara, sedangkan sisanya tersebar lebih dari 180 negara lainnya.
Selain itu berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia mencapai 6,5 milyar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 dandiperkirakan jumlah tersebut akan mencapai 7 miliyar pada tahun 2012.
Bayangkan apa yang terjadi jika jumlah penduduk terus bertambah dengan luasan bumi yang tidak ikut bertambah !!!
download :materi kuliah pengling pertemuan ke-4
Kuliah ke-2 : Ekologi Hidupan Liar
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktora biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Kumpulan individu sejenis yang hidup padasuatu daerah dan waktu tertentu disebut populasi, Ukuran populasi berubah sepanjang waktu.
download : materi kuliah EHL pertemuan ke-4
kuliah ke-3 : Pengetahuan Lingkungan
SUKSESI
Suksesi ekologi adalah konsep yang mendasar dalam ekologi, yang merujuk pada perubahan-perubahan berangkai dalam struktur dan komposisi suatu komunitas ekologi yang dapat diramalkan. Suksesi dapat terinisiasi oleh terbentuknya formasi baru suatu habitat yang sebelumnya tidak dihuni oleh mahluk hidup ataupun oleh adanya gangguan terhadap komunitas hayati yang telah ada sebelumnya oleh kebakaran, badai, maupun penebangan hutan. Kasus yang pertama sering disebut juga sebagai suksesi primer, sedangkan kasus kedua disebut sebagai suksesi sekunder. Dengan demikian suksesi ekologi adalah suatu proses perubahan komponen-komponen spesies suatu komunitas selama selang waktu tertentu. Menyusul adanya sebuah gangguan, suatu ekosistem biasanya akan berkembang dari mulai tingkat organisasi sederhana (misalnya beberapa spesies dominan) hingga ke komunitas yang lebih kompleks (banyak spesies yang interdependen) selama beberapa generasi.
ADAPTASI
Adaptasi adalah kemampuan atau kecenderungan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru untuk dapat tetap hidup dengan baik.
download : materi kuliah pengling pertemuan ke-3
kuliah ke-2 : Pengetahuan Lingkungan
Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. Di bumi ada bermacam-macam ekosistem.
Download : materi pengling pertemuan ke 2