Helmy Fitriawan

This blog contains some of my ideas, opinions, journals and things that I am interested at…

Helmy Fitriawan header image 1

Resources for Data and Computer Communications

September 9th, 2009 · No Comments

Bagi Mahasiswa saya yang mengambil mata kuliah Sistem Komunikasi Data dipersilahkan untuk mengambil resources (terutama ppt file) dari Buku Data and Computer Communication, William Stallings di alamat situs berikut:

http://williamstallings.com/DCC6e.html

→ No CommentsTags: Kuliah · Unila

Tawaran Tugas Akhir

September 8th, 2009 · No Comments

Tawaran Tema Tugas Akhir

Pembimbing: Helmy Fitriawan, Ph.D.

Ditawarkan beberapa tema tugas akhir sebagai berikut:

1. Pengembangan Pengenalan Tulisan Tangan Aksara Lampung dengan Fitur Berbeda (Development of Lampung Character Handwritten Recognition with Distintive Features)

Aksara-aksara lampung secara jelas berbeda dengan aksara-aksara lain, dimana aksara lampung dipelajari dari struktur-strukturnya agar dapat dikenali. Karakteristik aksara lampung kompleks dan unik dibentuk oleh kurva-kurva, zig-zag dan tanda baca. Dalam penelitian ini akan dikembangkan sistem pengenalan aksara Lampung yang dimulai dengan pengolahan awal terhadap citra (image) tulisan tangan yang kemudian diumpankan pada tahap ekstraksi ciri. Di tahap pengolahan awal, suatu citra tulisan tangan aksara Lampung akan mengalami proses binerisasi, invers, pemotongan, resize dan thinning dan kemudian di tahap berikutnya ciri-ciri dan sifat-sifat khusus yang terdapat pada aksara Lampung akan kenali dengan mengekstraksi fitur global dan lokal pada aksara tersebut. (Mata kuliah kunci: Pengolahan Citra, Sistem Pemrosesan Sinyal, Pemrograman)

2. Optimasi Jaringan Sensor Nirkabel dengan Pemodelan dan Simulasi (Optimized Wireless Sensor Networks Through Modeling and Simulation) -> untuk 2 orang

Pada penelitian ini akan dilakukan simulasi dan pemodelan sensor nirkabel dan jaringan sensor nirkabel menggunakan alat bantu simulasi. Pertama akan dilakukan perancangan sensor nirkabel menggunakan WSim/Worldsens simulator [http://wsim.gforge.inria.fr/]. Worldsens adalah simulator untuk simulasi dan debug platform perangkat keras. Model platform WSim memmpunyai model periferal yang mempunyai konstrain waktu nyata (seperti; timers, interrupt, port serial, antarmuka radio, dll). WSim dapat dikompilasi dan berjalan pada platform Unix-like atau Windows menggunakan fasilitas cygwin atau mingw32. Beberapa fitur yang dipunyai oleh WSim diantaranya dapat melakukan simulasi sistem dan lingkungan secara penuh, simulasi konsumsi daya/energi, simulasi dan estimasi kinerja level tinggi. Tahap berikutnya melakukan simulasi jaringan sensor nirkabel menggunakan suatu perangkat simulasi OMNeT++[http://www.omnetpp.org/]. Simulator OMNeT++ adalah simulator waktu diskrit dimana objek-objek yang disimulasikan berkomunikasi dengan objek-objek lainnya dengan bertukar paket/pesan pada waktu diskrit. Objek yang disimulasikan direpresentasikan dengan modul, dimana deskripsi setiap modul terdiri dari deskripsi antar muka dan deskripsi perilaku. Konfigurasi simulasi dapat dilakukan dengan mudah melalui file berektensi .ini Juga simulasi yang sama dengan parameter yang berbeda dapat dilakukan dengan menggunakan file eksekusi batch. Simulator jaringan OMNeT++ mempunyai fitur-fitur yang dibutuhkan untuk melakukan simulasi jaringan mobile ad-hoc berskala besar yang mempunyai kemampuan perasa/pengindera/pembacaan (sensing) untuk sensor. Simulasi dilakukan untuk berbagai macam skenario jaringan dan berbagai algoritma terdistribusi. (Mata kuliah kunci: Jaringan Komputer, Pemodelan dan Simulasi, Sistem Mikroprosesor, Embedded System)

3. Perancangan Sistem Pembacaan dan Penulisan Notasi Musik (Design of the music notes reading and writing system)

Notasi musik merupakan diagram frekuensi vs waktu (time-frequancy diagram). Musik yang dikeluarkan oleh suatu alat musik merupakan sinyal harmonik dengan frekuensi dasar yang menunjukkan not paling bawah. Sebagai contoh notasi A paling kiri di alat musik piano merupakan sinyal dengan frekuensi dasar 27,5 Hz, dengan notasi A di oktaf berikutnya merupakan sinyal dengan frekuensi 55, 110, 220, 440 Hz, dan seterusnya atau dua kali lipat dari notasi A di oktaf sebelumnya. Begitu juga denga not-not lainnya (B,C,D,E,F,G). Di penelitian ini akan dirancang suatu aplikasi perangkat lunak yang dapat membaca dan menulis notasi musik. Sinyal musik/audio akan ditangkap untuk kemudian disintesis sehingga didapatkan diagram spektogramnya (reading). Dari diagram spektogram ini kemudian akan diolah untuk dapat dibaca sehingga bisa dibuatkan notasi musiknya (writing). Produk akhir berupa sheet notasi musik yang menggambarkan sinyal audio/musik yang sedang dimainkan. (Mata kuliah kunci: Sinyal dan Sistem, Sistem Pemrosesan Sinyal, Pengolahan Sinyal Digital).

4. Pengukuran dan Evaluasi Implementasi Aplikasi Layanan Publik dengan E-Government (Measurement and Evaluation of Public Service Application with E-Government)

Pengukuran dan evaluasi implementasi e-government akan difokuskan pada layanan publik online di sisi depan yaitu pada situs-situs resmi milik pemerintah atau institusi daerah. Metode yang akan dilakukan adalah melakukan pengukuran/evaluasi secara langsung terhadap situs-situs tersebut berdasarkan beberapa kategori, seperti: Penggunaan (Usability), Isi (Content), Keamanan (Security/Privacy), Layanan (Services), Partisipasi Masyarakat (Citizen Participation) dan Fitur (Features). Hasil penelitian adalah berupa dokumentasi evaluasi dan pengukuran terhadap aplikasi e-government di suatu pemerintahan sekaligus memberikan arahan serta kerangka didalam pembangunan e-government bagi pengembang dan pemangku kebijakan dalam rangka mewujudkan penyediaan layanan dan informasi pada masyarakat yang lebih baik dalam rangka mensejahterakan dan memberdayakan masyarakat didalam pelaksanaan pemerintahan yang bersih, berwibawa, transparan, akuntabel, dinamis, serta mengikuti perkembangan jaman. (Mata kuliah kunci: Jaringan Komputer, Komunikasi Data, Pengantar TI).

Bagi mahasiswa yang berminat dengan tema tugas akhir diatas silahkan menghubungi dosen ybs (fitriawan@unila.ac.id)

→ No CommentsTags: Research · Unila

Pengukuran Trafik Jaringan

June 24th, 2009 · 1 Comment

Bagi kebanyakan pengguna, jaringan adalah suatu media sederhana yang menghubungkan antara aplikasi pengguna (user) dan layanan (service) yang biasanya berbasis pada server. Sebagai contoh, pengguna email tidak perlu mengetahui detil jumlah paket data yang dikirimkan dan melalui rute mana saja paket-paket tersebut dialirkan melalui jaringan. Pengguna hanya peduli bahwa emailnya sampai di tujuan dengan cepat dan benar. Informasi antara pengguna dan layanan pada suatu server dibawa oleh paket, yaitu berupa potongan pesan yang dialirkan melalui jaringan Internet. Salah satu fitur yang dimiliki oleh paket selain data yang dikirimkan adalah alamat tujuan kemana paket ini akan dikirimkan. Suatu stream paket yang mengalir diantara suatu host pengguna dengan server tujuan dinamakan dengan flow dari trafik jaringan. Apabila kita ingin mengetahui bagaimana Internet atau jaringan bekerja dan bagaimana kinerjanya, maka kita harus dapat mengukur aliran paket ini (traffic flow). Dengan menggunakan suatu perangkat keras dan atau perangkat lunak serta dengan suatu teknik tertentu dapat dilakukan pengukuran trafik jaringan untuk melihat perilaku dan kinerja jaringan.

Ada beberapa tujuan dilakukannya pengukuran trafik jaringan, diantaranya :

  • Service monitoring, monitor layanan diperlukan untuk meyakinkan bahwa layanan yang diberikan jaringan dapat diterima dengan baik oleh pengguna atau klien.
  • Network planning, pengukuran jaringan memberikan informasi untuk mendukung perencanaan jaringan.
  • Cost and billing information, dengan pengukuran jaringan seorang administrator penyedia layanan jaringan (Internet) dapat memberikan informasi tagihan kepada pelanggan berdasarkan jumlah trafik atau waktu sesi yang digunakan.
  • Research, pengukuran trafik jaringan adalah suatu cara bagi para administrator untuk memahami dan meneliti jaringannya untuk kemudian dapat meningkatkan kinerja jaringannya.
  • Network troubleshooting, Kadang-kadang kesalahan pada suatu bagian jaringan (host, node, media, switch, dan router) dapat mengakibatkan tidak beroperasinya keseluruhan jaringan. Sebagai contoh serangan virus yang dapat mengakibatkan menurunnya kinerja jaringan.
  • Protocol debugging, pengukuran trafik jaringan menyediakan bantuan untuk meyakinkan perilaku dan kinerja aplikasi dan protokol versi terbaru yang diimplementasikan pada suatu jaringan.
  • Workload Characterization, informasi dari pengukuran trafik jaringan memberikan informasi beban kerja yang terjadi pada suatu jaringan.
  • Performance Evaluation, pengukuran trafik jaringan memberikan informasi bagaimana kinerja protokol dan aplikasi yang terdapat pada suatu jaringan yang kemudian dapat dianalisa untuk dievaluasi.

 

Didalam pengukuran ada sesuatu yang diukur. Metrik yang diukur didalam teknik pengukuran trafik jaringan biasanya dalah berupa.

  • Delay, One way delay (OWD) adalah waktu yang dibutuhkan oleh satu paket dari tempat sumber ke tujuan. Sementara waktu dari sumber ke tujuan kembal lagi ke sumber disebut dengan round trip time (RTT) delay.
  • Loss, persentase paket yang tidak sampai ke tujuan di jaringan.
  • Kapasitas bandwidth, yaitu bandwidth maksimum secara teori dari suatu elemen jaringan atau jalur ujung ke ujung.
  • Utilisasi bandwidth, Jumlah total trafik yang menggunakan suatu hop atau jalur.
  • Bandwidth tersedia, Kapasitas bandwidth dikurangi dengan utilisasi pada suatu interval waktu.
  • Bandwidth tercapai, Truput antara dua titik pada suatu kondisi tertentu, seperti protokol transmisi (TCP atau UDP), perangkat keras dari host (kecepatan prosesor, kecepatan bus atau kecepatan NIC), system operasi dan lain-lain.

 

 

→ 1 CommentTags: Computer Networks · Research

just another posting after a while

June 18th, 2009 · No Comments

It’s beent almost 10 months since my last post. Family and job matters prevent me to do so….

But now Unila push everyone here to write many things in their blog. So I hope I’ve got a lot of time to update my blog …:-)

→ No CommentsTags: Uncategorized

Sedikit tentang lateral thinking

August 11th, 2008 · 1 Comment

Berpikir secara lateral (latreal thinking) merupakan counter part dari berpikir secara terstruktur yang menggunakan logika selangkah demi selangkah secara tradisional (wikipedia).

Waktu ospek saat mahasiswa dulu (sekarang juga masih mhs ding…:-)) saya pernah dapat materi lateral thnking ini yang mengajarkan metoda berpikir dengan merubah konsep dan persepsi. Dalam lateral thinking, persepsi dirubah dari masalah menjadi solusi… Berpikir lateral ini merupakan kegiatan berpikir secara kreatif, tidak terstruktur, kadang2 coba2 (makanya perlu banyak latihan, kalau ingin punya lateral thinking yang bagus), nekad, memberikan solusi yang tidak terduga, walaunpun belum tentu memberikan solusi yang baik dan benar, tetapi sekalinya ide/solusi terungkap terlihat secara mudah dan sederhana…

Cara berpikir lateral kadang2 tidak bisa ditemukan oleh kita dari pendidikan formal, karena pendidikan biasanya (walapun tidak selalu) mengajarkan cara berpikir yang runut, terstruktur, rapi, teratur, terkendali dan mengikuti alur/pola terentu. Semakin tinggi pendidikan kita akan semakin mengajarkan cara berpikir secara terstruktur tadi, jadi jangan heran kalo banyak juga orang sukses yang tidak berpendidikan tinggi tadi karena mempunyai pola berpikir lateral yang andal yang sudah terasah oleh berbagai pengalaman hidup…

Menurut pendapat pribadi saya sih, untuk menjadi problem solver yang andal tetap memerlukan gabungan (mix) antara pola berpikir secara terstruktur (yang biasanya menggunakan otak kiri) dengan pola berpikir lateral (sebagian besar merupakan kegiatan otak kanan) ini..

Oh ya salah satu masalah yang dipecahkan degan pola pikir lateral adalah mengeset harga barang2 di toko dengan angka dibawah angka bulat, misal 199yen, Rp. 1950, atau $99.95… Sebagian besar dari kita pasti mengira bahwa angka2 tersebut digunakan agar konsumen melihat harga yang lebih murah dari barang2 tersebut…Ternyata bukan itu alasannya…Hal itu aslinya (pertama kalinya) dipraktekkan agar si kasir membuka brankas dan memberikan kembalian dari setiap transaki yang dilakukan sehingga kegitan penjualan tercatat serta mencegah si kasir menilep uang yang dterima dari konsumen …. Suatu solusi yang sederhana tetapi cerdik bukan ?? :-) )

-hf-

14.06.2007

→ 1 CommentTags: Ideas&Opinions

Which version do you like ?

July 31st, 2008 · No Comments

Just walking around on you tube, and found some of the best piano cover of “yesterday”, one of my fave songs from the beatles.

Here some of them.

http://www.youtube.com/watch?v=1lPsDlKH5tM

http://www.youtube.com/watch?v=ljTeUKEjhI4

http://www.youtube.com/watch?v=qiIWBHwM_-s

http://www.youtube.com/watch?v=hohT-brrTmE

But I think , I like more the last one maybe because it’s more ballad and coming from real acoustic piano.

And which version do you like ?

→ No CommentsTags: Have a break · Music

Banjir Informasi

July 23rd, 2008 · No Comments

Banyak orang bilang saat ini kita hidup di jaman informasi, ditandai dengan terbentuknya masyarakat informasi melalui revolusi informasi dengan alat bantu teknologi informasi. Begitu banyak informasi yang tersedia yang kadang-kadang menyulitkan kita mengambil keputusan terhadap informasi-informasi tersebut. Hal ini disebut juga dengan banjir informasi.

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya banjir informasi, seperti sangat tinggi dan cepatnya informasi baru yang dihasilkan, beragam dan banyaknya media penyedia informasi, duplikasi dan pengulangan informasi. Revolusi informasi dimulai dan diperkuat dengan perkembangan teknologi komputer dan komunikasi, khususnya dengan pertumbuhan jaringan informasi Internet yang demikian pesatnya. Pengunaan mesin pencari memudahkan pengguna Internet menemukan informasi yang dicari. Seiring dengan tumbuh pesatnya jumlah informasi, kita akan menemukan kesulitan dalam memfilter informasi yang berguna dari informasi yang tidak berguna, informasi yang akurat dari yang tidak akurat, serta informasi yang dapat dipercaya dari informasi palsu/bohong.

Majalah NewScientist (http://www.newscien tist.com/ article.ns? id=dn7298) mencatat seseorang yang berada dalam lingkungan dengan banjir informasi mempunyai IQ yang lebih rendah dibanding seorang pecandu mariyuana, wooo…
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memerangi banjir informasi ini diantaranya; mengembangkan pengelolan strategi informasi yang tepat, memfilter informasi, mencoba mengenali informasi yang berkualitas, kendalikan diri dan informasi yang anda terima jangan sampai informasi yang mengendalikan anda, jangan coba-coba untuk memeriksa setiap informasi yang tersedia, dan terakhir stay focus n work smart.

Ref: Diambil dari berbagai sumber

Salam hangat,
-hf-

→ No CommentsTags: Ideas&Opinions · Information Technology

Akachan umareta

July 11th, 2008 · 1 Comment

Assalamu’alaikum wr wb

Sahabat2 semua,
Alhamdulillah, telah lahir putra kami yang ke-2, laki2 dengan berat 3,4 kg, hari ini 11 juli jam 15.35 melalui operasi cesar. Saat ini si ibu dalam keadaan sehat walafiat, tetapi si bayi masih harus mendapat perawatan/dimonitor kesehatannya di ruang ICU.
Mohon doanya.

Wassalamu’alaikum wr wb
Helmy di kobe

→ 1 CommentTags: Journals · My Family

Some nature pictures

June 30th, 2008 · 2 Comments

Saat ikut pementasan tim angklung di di National Museum of Ethnology, Suita, Osaka, kebetulan di lokasi tersebut ada taman bunga yang sebagian besar bunganya sedang mekar, jadilah saya mengambil foto beberapa obyek yang ada disana, hitung-hitung buat belajar..:-) Sekalian nyoba lensa Tamon AF70-300 f/4-5.6 Di LD Macro 1 yang jarang saya gunakan dan optimalkan, dan saya pasangkan dengan Canon EOS Digital … Namanya juga lagi belajar, makanya beberapa masih kurang fokus, mungkin perlu banyak latihan lagi sehingga bisa mendapatkan image yang lebih tajam…

 roses11.jpg roses2.jpg 3ofroses.jpg hinggap1.jpg hinggap2.jpg

→ 2 CommentsTags: Have a break · Journals · Photography

Angklung di Osaka 2008

June 28th, 2008 · No Comments

Seperti biasa setiap tahunnya, tim angklung ppi-kobe diminta untuk tampil di acara tahunan di National Museum of Ethnology, yag letaknya didalam kompleks World Expo Memorial Park (Banpaku kinen koen), Suita, Osaka. Tempat ini pernah menjadi lokasi World Expo atau World Fair pada tahun 1970 selama 6 bulan dengan peserta dari 77 negara. http://en.wikipedia.org/wiki/Expo_%2770

Tim angklung ppi kobe sendiri diberi slot waktu sekitar 15-20 menit untuk menampilkan beberapa lagu. Beberapa video dari penampilan tim angklung di event tersebut bisa dilihat disini.

Sukiyaki: http://uk.youtube. com/watch? v=c8OkHAVNgYA

Furusato: http://uk.youtube.com/watch? v=TXp50WYLbyo

Bengawan Solo: http://uk.youtube.com/watch? v=Dx-QkF_ Wm9E

Behind the scene: http://uk.youtube.com/watch? v=mE1X8EAH_ qY

Walaupun dengan tampilan yang kurang memuaskan dikarenakan hanya sedikitnya frekuensi latihan, setidaknya ini merupakan usaha kecil untuk ikut melestarikan dan mengenalkan salah satu budaya asli Indonesia ke masyarakat Internasional (jepang), ketimbang hanya ngedumel dan marah ketika tahu kesenian atau budaya aslinya dicuri atau diklaim negara tetangga…

→ No CommentsTags: Journals · Music