Mensyukuri nikmat mata

Posted in Corat coret, Journey  by: ethie
May 19th, 2008

Setelah bekerja, hampir sebagian besar waktuku dihabiskan di lapangan dan di depan komputer.

Selebihnya, digunakan untuk istirahat, sekedar menghilangkan penat dan memberi ruang pada tubuhku yang semakin terdzolimi.

Bahkan, karena terlalu lelah, tidak jarang kepala saya tergeletak di meja ketika jam istirahat alias ketiduran!

Saya juga tidak memiliki waktu untuk membaca buku. Atau lebih tepatnya saya sampai tidak bisa meluangkan waktu untuk membaca buku yang sudah lama saya beli.

Akhirnya, buku-buku tertata rapi di kamar, menjadi hiasan.  Sangat rapi.

Terkadang, pada malam hari setelah beribadah, saya sempatkan untuk membaca sebelum tidur.

Tapi, memang sudah saatnya tubuh ini beristirahat, baru baca satu sampai dua lembar saja sudah dibawa masuk dalam frekuensi mimpi. Indah sekali.

Ketika fajar tiba, saya mendapati buku saya sudah berada di bawah punggung saya. Betapa buku adalah teman setia saya.

Hari ini, setelah dua hari (Sabtu dan Minggu) tanpa libur, saya manjakan diri dengan membaca, ditemani segelas coffeemix dan alunan suara musik.

Saya membaca dan terus membaca. Tanpa disadari sudah dzuhur!

Ah, betapa saya sangat mencintai hobi saya yang satu ini. Bahkan, perut lapar pun terkalahkan oleh keinginan dan minat saya untuk membaca.

Hari ini hampir dua buku, saya tamatkan! Sang Pemimpi dan Kick Andy:Kumpulan Kisah Inspiratif.

Kalau sehari-hari mata saya terlalu lelah karena menekuni huruf demi huruf di layar komputer, maka hari ini, mata saya kembali kelelahan memelototi kata demi kata di lembaran-lembaran putih yang menakjubkan!

Alkhamdulillah… Kita diberi penglihatan yang sempurna. Membaca sama dengan mensyukuri nikmat mata… :)

Leave a Reply

 

Navigation: