Eriek’s Written

Learning to be a good writter
Random Image

Tulisan di dalam blog ini adalah opini pribadi dan tidak mewakili institusi manapun. Pengunjung blog ini memiliki hak untuk meng-kopi tulisan yang dimuat dalam blog ini untuk kepentingan bersama. Namun demikian, mohon menyebutkan sumber tulisan.


Archive for the ‘jalan-jalan’


Selamat Pagi Unila

dilarang Selamat Pagi Unila

Ada sebuah papan yang dipasang dekat lapangan sepakbola Unila. Sebuah larangan keras bagi siapa pun. Menarik karena ini kelihatannya baru-baru ini dipasang.

Kebetulan ketika itu saya sedang jalan-jalan pagi (Sabtu, 6/12) mengelilingi jalan seputar Gedung Serba Guna (GSG) Unila. Suasana asri dan sejuk terasa menyusuri jalan yang rindang oleh pepohonan yang hijau.

Papan larangan itu, dapat dijumpai di sekitar bawah pohon beringin Unila. Kira-kira 400-500 meter dari seputar GSG Unila. Isi pesan itu berbeda dengan seperti di atas. Tapi, saya lupa persisnya isi larangannya.

Read More

Tower Air, Makan Bubur dan Jalan-jalan Pagi

tower air puskomSebuah tower air setinggi lebih dari 20 meter berdiri kokoh. Empat kaki besi tower penampung air itu memancang kuat ke tanah. Sejumlah pipa tegak lurus menghubungkan penampung air dari atas hingga ke bawah.

Kemarin pagi (Sabtu, 1/3), terdengar suara gemericik air bak hujan turun di bawah tower air itu. Tampak penampung air di tower itu penuh sehingga air tumpah ke tanah menyentuh sebuah kotak yang dilapisi plat besi. Mungkin itu pompa airnya. Saya tak memperhatikannya dengan jelas.

Tak seorang pun ada di sana pagi itu kecuali saya. Karena kebetulan pagi itu saya pulang dari jalan-jalan seputar Gedung Serba Guna (GSG) Unila. Masih terlihat agak sepi, meskipun ada beberapa orang di sana. Biasanya mereka ada yang sekedar duduk-duduk saja dan makan bubur ayam yang setiap akhir pekan ada di sana.

Saya makan bubur ayam di sana. Suasana sekitar itu tampak sejumlah orang berolahraga. Seperti di lapangan parkir, beberapa mahasiswa bermain futsal dengan teman-temannya. Mereka terlihat asik memainkan bola, lalu memindahkan ke temannya. Itu mereka lakukan untuk menjaga kekompakan agar bola dibawa hingga ‘menjebol’ gawang lawan.

Pagi itu hanya makan bubur ayam semangkok. Lalu, sambil ‘cuci mata’ saya jalan-jalan di sekitar GSG dan taman rusa. Ya, sekedar menghirup udara segar di pagi hari yang sejuk dan suasana indah kampus penuh dengan pepohonan yang hijau dan asri.