Biasakan Menulis Bahasa Indonesia Sesuai EYD
W th sneng bngt lw naik kpl, pa lg lw kplny bgs. Cz lw w naik kpl rasany gmn gt. Nh w naik kpl skny bs liat laut, sejuk, n w hern ja pdhl kn kpl brt, besi tp ko’ bs trapung di laut y?
Akhir-akhir ini saya mulai gerah dengan tulisan anak-anak zaman sekarang. Apalagi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang demikian cepat, sehingga membuat gampang berbagai hal. Ya termasuk cara menulis Bahasa Indonesia.
Short Message Service (SMS) atau layanan pesan singkat Handphone (HP) adalah salah satu teknologi tukar informasi yang cepat dan praktis. Saking praktisnya, maka sering kali saya menemukan tulisan yang disingkat-singkat. Memang benar semua tulisan bisa termuat banyak dengan cara menyingkat dengan sesingkat-singkatnya. Istilahnya padat, tapi mak jelas (tidak jelas,red).
Ditambah lagi jika kebiasaan tulis-menulis singkat tadi diterapkan di dunia pendidikan (misalnya: sekolah dan kampus). Bagaimana bisa membudayakan menulis bahasa Indonesia sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD) kalau tata cara menulisnya masih singkat-singkat.
Di rana internet yang belakangan ini diramaikan dengan sejumlah situs social networking (macam Facebook,red) yang memudahkan orang saling terhubung satu dengan yang lainnya, tentu saja di sana ditemui berbagi informasi. Masih banyak terlihat tulisan dengan singkat sana singkat sini. Kadang-kadang saya membacanya jadi bingung dan terbata-bata.
Nah, saya baru menemukan satu komentar yang masuk di blog saya (Lihat tulisan quote paling atas). Itu salah satu tulisan yang dibikin seseorang. Saya tidak tahu asal-usul si pemberi komentar tersebut. Bingunglah saya bagaimana membacanya dengan cepat dan mengerti apa yang dimaksud.
Jadi, mulai saat ini marilah kita menulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia sesuai EYD. Jangan ada singkat-menyingkat. Belum tentu orang bisa membacanya. Apalagi mengerti maksud tulisan yang disingkat-singkat itu.
Tulisan di dalam blog ini adalah opini pribadi dan tidak mewakili institusi manapun. Pengunjung blog ini memiliki hak untuk meng-kopi tulisan yang dimuat dalam blog ini untuk kepentingan bersama. Namun demikian, mohon menyebutkan sumber tulisan.

August 4th, 2009 at 7:01 am
Memang kadang2 tulisan yang disingkat bisa buat orang bingung, mungkin hal ini dikarenakan juga batasan limit kata dalam 1 sms, jadi mereka melakukan singkatan agar tulisan muat dalam 1 sms.
September 3rd, 2009 at 10:41 am
bukan mslh limit sms nya mepet, kan kalo gak malas ngetik bisa pake singkatan yang disempurnakan. contohnya:dapat; dpt, untuk; utk, sebagai; sbg dll. kan di pelajaran bahasa Indonesia jg diajarkan penulisan menyingkat pesan yang benar.