Fungsi PR di Perguruan Tinggi
Jika di sebuah perusahaan kelas besar, sudah pasti memiliki public relation atau PR. Menurut Buku Dasar-Dasar Public Relations, ditulis oleh Sr.Maria Assumpta Rumanti OSF, menjelaskan peran PR sangat menentukan perkembangan dan kemajuan organisasi. PR secara terus-menerus menciptakan dan memperbaiki relasi dengan publik yang khusus, potensial, umum, pribadi maupun kelompok dan relasi yang baik semakin terbuka, semakin saling mempercayai.
Perguruan tinggi bisa disandingkan dengan perusahaan. Namun, yang membedakannya adalah perguruan tinggi tidak sepenuhnya mencari laba sebesar-besarnya seperti perusahaan. Tapi secara struktur organisasi bisa dikatakan sama, karena sebuah perguruan tinggi memiliki berbagai fakultas danĀ pegawai yang bertugas di masing-masing bidangnya.
Kembali menyoal fungsi dan peran PR atau di Indonesia akrab disebut Humas (Hubungan Masyarakat) pada perguruan tinggi seperti Universitas Lampung, sudah seharusnya menempatkan sebagai ‘jembatan’ informasi universitas (rektorat, fakultas, jurusan, mahasiswa dan elemen-elemen terkait) yang disampaikan atau diberikan kepada stake holder Unila.
Siapa stake holder Unila? Mereka adalah civitas akademika Unila (mahasiswa, dosen dan karyawan), para guru, pemerintah daerah, dan masyarakat yang peduli pendidikan perguruan tinggi khususnya Unila. Informasi yang berharga dan bermanfaat setiap hari selalu ada. Tinggal bagaimana mengemasnya menjadi sebuah berita seperti layaknya kita membaca berita di koran, tabloid, majalah dan situs berita.
Adalah tugas Sub Bagian Pelayanan Informasi dan Kehumasan bagian Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat BAPSIK yang mengelola seluruh informasi yang layak untuk dikabarkan kepada stake holder Unila. Sub bagian yang baru dirintis ini bekerja layaknya sebagai PR atau Humas. Tugas-tugasnya tidak terlepas dari yang namanya membaca koran (khususnya koran daerah setempat), mengikuti berita-berita yang dimuat di website perguruan tinggi negeri dan swasta. Sering kali mereka update informasi tentang aktivitas di kampus mereka.
Nah, mari kita mendukung kerja Sub Bagian Pelayanan Informasi dan Kehumasan sebagai salah satu unit resmi yang menjalankan fungsinya sebagai PR atau Humas. Produk informasi yang sebelumnya hanya berupa Buletin “Reaksi”, kini seharusnya sudah mulai menambah produk lain. Seperti website Unila sebagai media online official resmi yang menyediakan informasi berkaitan dengan Unila. Tentunya ini juga mendukung meningkatkan ranking Webometrics kita yang sebelumnya turun pada peringkat ke-22. Mudah-mudahan kedepan ranking Webometrics kita akan naik. Minimal masuk di dalam 10 besar perguruan tinggi nasional, seperti cita-cita pada Visi Unila: Menjadi 10 besar perguruan tinggi terbaik nasional atau Top Ten University in Indonesia. Semoga.
Tulisan di dalam blog ini adalah opini pribadi dan tidak mewakili institusi manapun. Pengunjung blog ini memiliki hak untuk meng-kopi tulisan yang dimuat dalam blog ini untuk kepentingan bersama. Namun demikian, mohon menyebutkan sumber tulisan.

June 6th, 2009 at 3:57 pm
[...] Sebuah institusi bernama perguruan tinggi, terlebih lagi sudah berdiri sejak puluhan tahun lamanya, tentu sangat penting memiliki sebuah bidang, bagian, divisi atau apa pun namanya yang berisi orang-orang yang menjalankan fungsi dan peran PR. [...]
June 10th, 2009 at 8:21 am
[...] tinggi, kuliah, dan sebagainya. Seorang praktisi PR perguruan tinggi seharusnya jeli menjalankan fungsi PR-nya dengan cara membaca perbincangan orang-orang di forum seperti ini. Tujuannya adalah untuk menemukan [...]
July 5th, 2009 at 7:56 am
saya ikut dukung kerja Sub Bagian Pelayanan Informasi dan Kehumasan sebagai salah satu unit resmi yang menjalankan fungsinya sebagai PR atau Humas.
July 5th, 2009 at 7:57 am
saya juga ikut mendukung agar unila Menjadi 10 besar perguruan tinggi terbaik nasional atau Top Ten University in Indonesia.
January 25th, 2010 at 2:27 am
Saya sangat senang menjadi calon seorang PR, kebetulan juga saya mempelajari bagaimana layaknya seorang PR di BAPSIK UNILA dalam program (Magang), walaupun bkn sebuah perusahaan,tp saya mengerti bagaimana mendapatkan citra positif bagi civitas akademika di universitas lampung.terima kasih buat BAPSIK Unila.
January 25th, 2010 at 2:45 am
mas eriek slm kenal..saya rian,saya senang bisa melihat blog mas, saya ingin sekali belajar dari mas eriek tentang PR dan Komunikasi. ada emai nya gk mas??