Archive for the ‘jurnal’ Category
Tuesday, January 26th, 2010 |
Setelah merasakan euforia kompre yang berhasil saya lewati beberapa saat yang lalu sekarang tibalah saatnya untuk bersantai sejenak. Tapi bukan santai yang saya dapatkan tetapi justru menyelesaikan urusan sana-sini yang mesti diselesaikan yang membuat saya entah kenapa sepertinya malah tambah sibuk saja. Apalagi ditambah memahami isi novel yang saya baca terakhir kali ini “Negeri 5 Menara” yang membuat saya ingin mewujudkan cita-cita saya yang sudah lama ada dalam pikiran dan benak saya serta planning hidup yang sudah saya tulis berkali-kali dalam lembaran jiwa dalam hati yang paling dalam (lebay mode on J). Selain itu juga ada beberapa faktor lagi yang membuat saya sekarang ini tampak masih sibuk saja, yaitu petuah-petuah dahsyat dan luar biasa dari dosen-dosen baik penguji ataupun pembimbing yang memberikan pesan-pesan (Jangan puas dengan apa yang ihsan dapatkan sekarang ini [S.T], teruslah belajar karena ini baru awal/permulaan) sebelum mengakhiri sesi ujian komprehensif tanggal 6 Januari yang lalu, juga kata-kata dari kakak ipar saya yang juga menyandang gelar S.T yang mengatakan bahwa “Congratulation That You have Passed Exam & Wellcome to The Real World”.. Di dalam pikiran saya selalu teringat kata-kata “Real World” yang dalam pengertian saya adalah dunia yan gindah yang dipenuhi oleh Cinta dan Ibadah kepada yang Maha Kuasa tetapi juga dunia yang sekaligus kejam yang dipenuhi oleh kompetisi tingkat tinggi yang memiliki resiko tertinggi dengan the best qualitylah yang bisa menaklukan dan menjadi pemenangnya.
Hari-hari belakangan ini saya isi dengan Belajar lagi lebih serius untuk mempersiapkan bekal di dunia kerja yang lebih menantang lagi. Saya juga selalu ingat kata-kata di dalam novel tersebut “Negeri 5 Menara” yang apabila kita memahami makna dari kata sederhana itu sungguh menurut saya adalah suatu jalan yang seharusnya ditempuh oleh semua umat manusia dalam meraih cita-citanya yaitu “Man Jadda Wajada, Siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses”. Disamping menjawab pertanyaan-pertanyaan dan memberikan ide kepada teman-teman yang bertanya tentang tugas akhir (T.A/Skirpsi/Final Project) dengan melanjutkan tugas akhir saya, menjadikan ide saya sebagai tugas akhir, dan memberikan gambaran kepada teman yang tugas akhirnya berhubungan dengan tugas akhir yang saya kerjakan.
Dalam hati saya sungguh tidak menyangka bahwa tugas akhir sederhana ini dapat berguna dan bermanfaat bagi orang banyak, salah satunya ada beberapa adik tingkat (junior) yang melanjutkan saran saya (menjadikannya tugas akhir mereka) yang tertulis dalam bab “Simpulan dan Saran”, dan beberapa teman yang konsultasi tentang tugas akhir yang ada hubungannya dengan QoS (Quality of Service) sampai cara penggunaan software D-ITG (Distributed Internet Traffic Generator).
Dalam sisa waktu yang ada, sebelum saya wisuda masih ada kira-kira 1 setengah bulan lagi untuk mempersiapkan semuanya mulai dari menggali lebih dalam lagi pelajaran yang telah saya dapatkan sebelumnya yang menurut saya berguna dalam dunia kerja (Telco Engineering, Network Engineering, TOEFL Preparation, Juz Amma dll) dan berusaha mencari-cari free scholarship yang disediakan pemerintah mana saja yang bertaburan di internet dengan harapan bisa mendapatkan salah satunya.
Hari kemaren (21-01-2010) adalah hasil dari test EPT (English Preparation Test) yang kami laksanakan pada seminggu sebelumnya (14-01-2010) pada hari itu ternyata sertifikatnya belum selesai dicetak. Jadi kami, peserta test, hanya bisa melihat score sementara yang telah di print di 5 lembar kerta ukuran A4. Melihat hasilnya saya merasa senang sekaligus sedih, senang karena untuk standar wisuda saya sudah bisa melaksanakan wisuda dengan score segitu, juga melihat hasilnya yang unik (433) merupakan formasi favorite saya dalam bermain game Football Manager (FM) , sedih karena nilai yang saya dapatkan menurut saya kecil sekali untuk standar persiapan toefl internasional (padahal soalnya jauh lebih mudah dibandingkan buku toefl yang pernah saya baca yg saya dapatkan dari internet keluaran IBT) dan saya juga sedih melihat teman-teman (seangkatan dan senior) ada yang belum passed this exam.
Akhir dari posting ini (yang ada dalam pikiran saya saat menulis blog ini), sesungguhnya dunia nyata adalah dimulai saat kita baru saja menyelesaikan ujian komprehensif di kampus yang berarti kita sudah melewati semua hal yang behubungan dengan akademik dan saat itu juga pintu gerbang dunia yang sesungguhnya mulai terbuka perlahan-lahan menanti kita apakah kita bisa masuk ke dalamnya untuk berkompetisi dengan level hingest dengan mencurahkan segala kemampuan yang kita dapat baik dalam kuliah ataupun di luar kuliah. Oleh karena itu, mari kita persiapkan diri kita untuk menghadapi dunia nyata tersebut dengan memegang prinsip “Man Jadda Wajada, Yang Bersungguh-sungguh akan Sukses” Wassalam. ^_^
Posted in jurnal | No Comments »
Monday, November 16th, 2009 |
Mungkin kalau kita coba flash back ke belakang merayakan/memperingati/ ulang tahun merupakan hal yang dinanti2 oleh setiap anak, mereka berfikir bahwa dengan bertambah umur maka badan akan semakin besar, usia bertambah dan semakin dewasa.. Itulah pikiran yang sama bagi saya saat saya coba mengingat kembali masa-masa itu (15,14,13,12,10 tahun yg lalu)..
Semakin bertambahnya usia ternyata membuat kita semakin dewasa, ganteng (mungkin hehehe), pinter, berilmu dan lain-lain. tapi di samping itu, kalo kita coba menelaah lebih dalam ternyata semakin bertambah usia kita maka kesempatan kita hidup di dunia yang penuh godaan ini semakin sedikit..
Bila kita mengingat bahwa waktu kita hidup semakin sedikit kita pasti akan sangat sedih bahkan bisa membuat kita merenung dan menangis karena saat kita mengevaluasi apa yang telah kita perbuat sebelum2nya banyak hal yang telah kita perbuat yang tidak sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku dalam hidup ini terutama hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama kita, islam khususnya bagi saya..
Banyak sekali kejadian-kejadian yang telah saya lewati selama usia yang ke-21 dan menjelang 22 ini, tapi dari semua kejadia tersebut yang saya inginkan adalah saya harus lebih baik dari setiap kejadian dari setiap usia-usia yang telah menghampiri saya sampai saat ini..
Hari terus berlalu mendekati usia yang mencapai ke-22 tahun, saya mulai berfikir untuk lebih serius dalam mengejar cita-cita dan impian yang selama ini sudah saya rencanakan sebelumnya, terkadang saya merenung kemudian menuliskan cita-cita dan keinginan saya tersebut pada sebuah buku yang menggambarkan setiap keinginan dan jalan apa yang harus saya tempuh untukmendapatkan cita-cita tersebut. Dan dari renungan juga cita-cita itu saya memutuskan untuk menuliskan taget dan cita2 saya menjelang usia yang ke-22 ini dan selama usia ke-23..
Harapan, cita-cita dan Target:
- Menyelesaikan studi S-1 pada bulan Maret 2010 (wisuda)
- Menyelesaikan CCNA bulan Maret 2010
- Bekerja di perusahaan Telekomunikasi atau IT (Networking)
- Menyelesaikan Hafalan Juz Amma
- Dapat Hidup Mandiri secara finansial
- Tarbiyah tetap dilanjutkan (bekal akhirat)
- Dapat membantu/meringankan beban orang tua
Mungkin beberapa poin di atas adalah harapan saya selama menempuh usia yang ke-22 ini, dengan harapan itu adalah sumber inspirasi saya dan sebagai pemacu semangat saya apabila semangat saya sedang turun. Seseorang pernah bilang kepada saya “Hidup adalah Belajar, Hidup adalah Perjuangan dan Hidup adalah Bekerja Keras tapi semua itu haru disertai dengan Doa kepada yang Maha Kuasa” itu juga mungkin bisa jadi acuan untuk kita semua untuk lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Tetap Semangat dan harus selalu bersemangat.. ^_^
Posted in jurnal | No Comments »
Tuesday, October 6th, 2009 |
Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.
“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:
17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”
8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”
Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.
Adalah ketetapan Allah Swt jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa Indonesia, dulu dan sekarang:
Pertama, tanggal 1 Oktober merupakan hari pelantikan anggota DPR dan DPD periode 2009-2014 yang menuai kontroversi. Acara seremonial yang sebenarnya bisa dilaksanakan dengan amat sederhana itu ternyata memboroskan uang rakyat lebih dari 70 miliar rupiah. Hal ini dilakukan di tengah berbagai musibah yang mengguncang bangsa ini. Dan kenyataan ini membuktikan jika para pejabat itu tidak memiliki empati sama sekali terhadap nasib rakyat yang kian hari kian susah.
Bukan mustahil, banyak kaum mustadh’afin yang berdoa kepada Allah Swt agar menunjukkan kebesaran-Nya kepada para pejabat negara ini agar mau bersikap amanah dan tidak bertindak bagaikan segerombolan perampok terhadap uang umat.
Satu lagi, siapa pun yang berkunjung ke Gedung DPR di saat hari pelantikan tersebut akan mencium aroma kematian di mana-mana. Entah mengapa, pihak panitia begitu royal menyebar rangkaian bunga Melati di setiap sudut gedung tersebut. Bunga Melati memang bunga yang biasanya mengiringi acara-acara sakral di negeri ini, seperti pesta perkawinan dan sebagainya. Namun agaknya mereka lupa jika bunga Melati juga biasa dipakai dalam acara-acara berkabung atau kematian.
Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak perduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua berpulang kepada diri kita masing-masing. Wallahu’alam bishawab
reference : http://eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-di-sumatera.htm (ridyasmara)
Posted in jurnal | No Comments »
Friday, September 11th, 2009 |
Suatu hari saat sedang mengexplore dunia internet, tiba-tiba langsung kepikiran ke salah satu situs yang paling saya sukai untuk berkunjung..
Situs favorite saya ini bernama http://www.kaskus.com,setelah masuk saya langsung membaca thread yang terbaru yang ada yang saya liat saat itu juga, kemudian saya sangat tertarik untuk membuka salah satu thread yang berjudul “5 kantor perusahaan IT terbesar”..
Setelah membuka thread tersebut ternyata isinya adalah kantor-kantor dari perusahaan-perusahaan IT yang bisa dibilang situsnya atau perangkatnya paling terkenal di internet. Sebut saja MAC, Google, Youtube, Microsoft dan Yahoo..

Sungguh luar biasa ngeliat foto-foto yang ada di thread tersebut, bersihnya, fasilitasnya, ruangannya, serta yang lainnya yang ada di foto tersebut sepertinya benar-benar memberikan kenyamanan yang luar biasa bagi para karyawannya. Bayangin aja masa di kantor ada dapur yang siap pakai yang kemungkinan juga sudah tersedia berbagai makanan cepat saji yang siap di olah.. Selain itu juga bahkan terdapat tempat untuk fitness dan kolam renang di salah satu kantor tersebut.. Belum lagi ditambah di dalam kulkasnya yang berisi berbagai makann dan minuman yang juga kemungkinan tinggal ambil saja..
Wahh apabila melihat thread tersebut sungguh rasanya ingin bekerja di salah satu tempat tersebut, sebagai karyawan IT tentunya yang dapat menggunakan & menikmati semua fasilitas yang disediakan. Oleh karena itu,mari kita semua belajar yang seriuz untuk mendapatkan cita-cita yang sesuai dengan keinginan kita. Seorang sahabat pernah mengatakan bahwa “jangan pernah takut untuk memiliki cita-cita setinggi langit karena apabila bercita-cita saja kita sudah takut bagaimana kita bisa meraihnya.?.”.
Artinya apa apabila kita memiliki cita-cita kejarlah cita-cita kita tersebut dengan sekuat tenaga, ibarat kita memiliki cita-cita setinggi langit minimal kita bisa meraih cita-cita tersebut setinggi bintang atau bulan.. Akhir kata Tetap semangat untuk terus belajar,berusaha sekuat tenaga, berdoa dan tawakkal kepada Allah SWT secara konsisten.
ide by : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2410192
Posted in cerita ajah, i'm interested, jurnal | No Comments »
Friday, September 4th, 2009 |
Huffss semenjak berknalan dengan situs jejaring sosial yang sangat terkenal saat ini, facebook, menjadi gaya hidup masyarakat indonesia kebanyakan. Hal ini juga membuat saya jadi berpikiran yang aneh-aneh tentang situs ini. Semenjak pertama mendaftar hingga sekarang hampir tiap hari saya membuka situs tersebut, tapi alhamdulillah untuk saat ini saya bisa mengurangi waktu hanya untuk menghabiskan waktu menjelajahi situs ini walaupun hanya sekedar membaca comment atau poting dari teman.
Dimulai dengan perkenalan saya dengan seorang wanita di FB yang berinisial DL, perkenalan ini sebetulnya hanya sekedar iseng-iseng saja saat coba-coba membuka fesbuk teman SMP, yang sekarang kuliah di UI. Dan setelah melihat DL saya pun mena-add DL menjadi teman saya, disaat bersamaan ternyata DL sedang online dan kamipun langsung berchatting ria saat itu juga..
Pekenalan pun dimulai, kami jadi akrab dan sering chatting apabila DL online dan saya online yang dibicarakan ternyata tidak hanya sekedar kuliah tapi hal-hal yang lain seperti hobi sampai ke masalah agama sehingga pembicaraan kami apabila sedang chatting berlangsung nyambung2 saja dan tidak ada masalah.
Mulai dari saat itu apabila sedang febukan saya selalu berharap si DL juga online tetapi hanya kadang-kadang saja harapan saya terkabul.
Nah dari situ saja sudah keliatan dampak negatif fesbukan, dari contoh diatas kita bisa melihat gara2 fesbukan kita selalu mengharap sesuatu yang aneh-aneh seperti yang saya alami sehingga pikiran jadi tidak fokus. Selain itu juga terkadang fesbuk menjadi ajang curhatan bagi penggunanya yang terkadang menurut saya menggambarkan betapa kekurang perhatiannya pengguna akan perhatian dari teman2 sekitarnya.
Oleh karena itu akhir dari tulisan ini, marilah kita bersama-sama mengurangi frekuensi kita dalam menggunakan fesbuk tentunya. Sebaiknya kita menggunakan waktu kita untuk melakukan hal yang lebih penting lagi, beribadah misalnya, atau belajar dsb..
Posted in jurnal | No Comments »
Monday, June 1st, 2009 |
Ummm pengen nulis apa jadi bingung setelah dihadapkan pada lembar posting yang ada di blog baru ini,Okeh mulai dari sini aja deh..
Awal mula perkenalan dengan blog adalah saat awal perkuliahan ketika sedang mencari tugas di internet ehh ternyata ada sumber yang terpecaya (pada saat itu) yang sudah mentranslate bahan yang akan dicari dengan bahasa yang sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari, bahasa indonesia.
Dari situ sudah mulai mengenal apa sie blog itu dan apa menariknya memiliki blog. Tetapi pikiran itu baru hanay sebatas pemikiran apa kegunaan dari blog dan informasi apa yang bisa disampaikan oleh blog, belum sempat untuk mencoba membuat blog.
Setahun, dua tahun dan tiga tahun sudah menempuh kuliah di ibu kota pulau sumatra bagian paling selatan, di kota Bandar Lampung. Sampai tibalah saatnya untuk melaksanakan kuliah wajib 2sks yang bertitle KP/PKL (Kerja Praktik) ke Ibu kota Republik ini, Jakarta. Dengan segenap pengetahuan, kemampuan yang ada akhirnya berangkatlah dengan membawa sekoper baju untuk tingga di kota tersebut selama 2-bulan penuh.
Dari awal melaksanakan kerja Praktik ternyata diselingi juga dengan kegiatan yang kadang-kadang membosankan dan membuat diri ini ingin mencurahkan segala aktifitas apa saja yang dilakukan di tempat kerja praktik tersebut.
Dann saya sangat bersyukur karena partner saya saat melakukan kerja praktik, sodara Petra Novandi (www.van-odin.net), seorang mahasiswa dari Jakarta yang kuliah di ITB, teknik Informatika adalah seorang yang sangat aktif mengisi blog-blog yang sudah di miliki dan bersedia memberikan penjelasan sedikit tentang blog dan kegunaannya. Dari situlah saya mulai membuat blog dan memanfaatkan blog ini sebagai sarana untuk mencurahkan apa yang ingin ditulis dan share-share sedikit pengetahuan yang sedang, ingin dan yang akan dipelajari.
Hari ini tanggal 1 Juni 2009 adalah hari jadi blog saya yang kedua setelah hampir setahun mem-blog di blogger.com saya memutuskan untuk membuat blog di blog.unila.ac.id dengan account ch4nnuxer, nama favorit saya selama menjelajahi dunia maya.
dan saya sendiri ingin mengucapkan bahwa selamat ngeblog Ich4n… ^_^
Posted in jurnal | No Comments »