Archive for the ‘cerita ajah’ Category
Friday, January 15th, 2010 |
Subhanalloh Walhamdulillah Wala Ila Ha Ilalloh..itulah kata2 yang terucapkan dalam hati saat saya selesai kompre yang berdurasi 1 jam 43 menit. Durasi yang cukup sebentar bagi mahasiswa Teknik seperti saya dalam menjalani Komprehensif yang harus diselesaikan kurang dari 24 jam setelah seminar hasil sehari sebelumnya.
Suasana itu dengan cepat menjadi tegang dan serius sehingga membuat keringat yang kadang dingin kadang hangat menetes dari kepala saat melakukan presentasi kompre pada waktu itu..
Sehari sebelumnya, dalam suasanan hati yang sedikit tegang tetapi berusaha sesantai mungkin menghdapi seminar hasil membuat, saya harus sering2 mengatur nafas yang membuat nyaman. Waktu itu jadwal di ruang Administrasi adalah pukul 3 sore tetapi telat hampir 1 jam dikarenakan masih ada ujian komprehensif anak 2002. Sambil menunggu sambil ngorol sambil was2 kira2 apa pertanyaan yang akan dilonrtarkan oleh pada dosen penguji pada saat seminar nanti.
Akhirnya ruangan itupun terbuka dan dosen2 pun meninggalkan ruangan, dengan sesantai mungkin langsung masuk ke ruang seminar,langsungn mempersiapkan segalanya mulai dari laptop, masang peralatan LCD etc. belum sempat memasang dasi tiba ke-3 dosen (pembimbing “2″ dan penguji “1″ orang) masuk keruangan dan sesegera mungkin membuka acara seminar hasil tsb. 15 menit berlalu waktunya adalah sesi tanya jawab dari Mahasiswa, ada beberapa teman yang menanyakan hasil tersebut dan hasilnya bisa terjawab dengan memuaskan dan sesi bagi ke-3 dosen yang memberikan pertanyaam dan walhasil ketinganya pun sepertinya puas dengan jawaban2 gw. Surprise terjadi di akhir seminar saat dosen pemb. pendamping menyarankan untuk segera kompre besok harinya dan dosen yang lainpun setuju,,sungguh luar biasa dan subhanalloh sekali hari ini pikirku.
Malam itu saya langusng melembur semua kekurangan dan tambahan2 yang harus ditampilkan esok hari dan hasilnya jam 3 pagi gw udah ngg kuat sehingga 3 jam waktu gw untuk tidur..
Jadwal kompre gw pukul 11 siang dan sayapun berangkat dari rumah ke kampus pukul 10 siang tapi sebelummya mampir beli makan dulu (walaupun sebenarnya laper udah ngg kerasa lagi waktu itu). Dan kompre itupun dimulai 30 menit berlalu, beranjak ke 30 menit kemudian dan 30 menit terakhir di sesi penilaian yang menyatakan lulus dengan nilai ## (sensor)..
Dan di akhir kata dari tulisan ini adalah terima kasih ya Alloh atas segala yang telah engkau berikan selama ini “Man Jadda Wa Jadda, Siapa yang Bersungguh-sungguh akan Sukses”.. Tetap semangat untuk meraih mimpi dan cita2 selanjutnya..
Ayo teman-teman c.S.T. yang lain mana suara kalian buruan laksanakan Final Projecet (T.A/Skripsi) Kalian masing-masing dengan bersungguh-sungguh.
Posted in cerita ajah | No Comments »
Thursday, October 15th, 2009 |
Perasaan setiap tulisan yang saya posting di blog ini merupakan cerita kehidupan yang saya alami sampai dengan usia yang ke-21 (dua puluh satu), tapi nggak pa pa lah daripada ngerepost dari postingan orang lain.
Cerita di sebenarnya dimulai dari beberapa bulan yang lalu, sekitar bulan februari 2009. Saat itu saya sudah menyelesaikan seminar kerja praktik saya pada akhir januari kemudian saya memutuskan untuk segera mengerjakan tugas akhir (skripsi) dengan cara meminta kepada dosen. Saya punmulai menemui dosen saya untuk mendiskusikan tentang masalah skripsi saya, saya meminta ide kepada beliau.
Pada pertemua pertama kami berbincang dan dia membicarakan tentang teknologi yang saat ini ada ketertarikan dari beliau untuk meneliti lebih lanjut. Akhirnya saya pun mendapat bahan yang menjadi awal dari skripsi saya, bahan tersebut pun saya p[elajari lebih jauh. minggu berikutnya terus berlangsung sampai kahirnya saya seminar proposal skripsi saya. pada seminar tersebut ternyata banyak dari audiens yang merupakan teman2 senagkatan atau senior yg cukup antusias dengan topik skripsi yang saya angkat sehingga tidak terasa hampir 2jam seminar proposal itu pun berlangsung. Saya sangat senang ketika mengetahui bahwa nilai dari seminar saya tersebut adalah A.
Hari-hari pun terus berlalu dan saya tetap mengerjakan skripsi saya, sekuat tenaga saya mengerjakan skripsi tersebut tanpa bantuan teman yang lain kecuali dari soden saya tersebut. Sampai pada akhirnya saya mencapai titik puncak ketika kejenuhan saat mencoding program simulasi yang saya buat. Saya akhirnya memutuskan untukberdiskusi dengan salah satu teman tapi apa daya dia pun tidak bisa membantu dan saya kembali konsultasi dengan dosen. Beliau memberian contoh progam simulasi tersebut tetapi dengan bahasa yang berbeda yaitu bahasa C saya pun mulai mempelajari program tersebut sampai akhirnya saya mulai mencoding ulang simulasi saya tersebut. Di saat yang bersamaan saya juga mengambil kulaih semester pendek (SP) untukmengulang nilai mata kuliahyang masih D dan E alhasil konsentrasi saya terpecah untuk belajar kuliah dan mencoding proram simulasi tugas akhir saya. Minggu-minggu mendekati UAS SP saya semakin disibukan dengan tugas-tugas dari SP dan belajar untuk memprsiapkan UAS tersebut sehingga coding skripsi menjadi terbengkalai dan fokus saya hanay pada SP.
Akhir dari semua kejadian itu saya coba berkonsultasi lagi ke dosen saya bahwa sepertinya saya tidak bisa meenyelesaikan tugas akhir ini sampai beliau berangkat S-3 dan beliau pun menganjurkan kepada saya untuk meneruskan skripsi saya tersebut dengan dosen yang lain akan tetapi setelah saya pikir-pikir ulang lagi dan coab melihat planning-planning yang sudah saya buat saya sepertinya harus merubah planning tersebut sehingga saya memutuskan untuk mengganti judul skripsi saya atau dengankata lain skripsi yang sudah saya kerjakan sampai dengan saat ini harus saya ulang dengan judul yang baru yang beraarti harus memulai dari 0 lagi. Itulah yang menjadi keputusan terbesar saya saat usia yang ke-21 ini..
Saat saya berkonsultasi untuk mengganti judul skripsi tersebut saya banyak sekali mendapat nasehat dan masukan dari dosen saya sehingga sangat sedih ketika harus mengeluarkan keputusan itu. Tetapi dosen saya sangat pengertian dia juga memberi saya semangat bahwa apabila ganti judul jangan seperti saat saya masih dibimbiing oleh beliau dan memberikan contoh-contoh yang positif. Salah satu dari cerita beleiau adalah karakteristik orang Jepang. Mereka selalu disiplin waktu, mengorganisasikan sesuatu dengan sebaik-baiknya, berusaha keras dengan kemampuan diri sendiri terlebih dahulu untuk menggapai sesuatu yang diinginkan sampai sesuatu tersebut berhasil di raih namun apabila tidak, kita boleh kita berdiskusi dengan teman kita yang lain dan masih banyak lagi yang lainnya. Akhir kata dari posting ini adalah saya ingin berterima kasih kepada dosen saya atas segala support, nasehat dan semua yang telah beliau ajarkan kepada saya, saya juga meminta maaf yang sebesar-besasrnya karena saya tidak dapat menyelesaikan tugas akhir saya di bawah bimbingan beliau dan saya berjanji akan berusah lebih baik lagi untuk kedepannya..
Dan sekarang fokus saya adalah menggarap tugas akhir yang baru ini dengna sebaik-baiknya dan menyelesaikannya dengan target waktu yang telah saya bua tsendiri..tetap semangat AllohuAkbar.. ^_^
Posted in cerita ajah | No Comments »
Tuesday, September 29th, 2009 |
Saat mendengar kata Learning by Doing mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apabila di alih bahasakan menjadi bahasa Indonesia mungkin artinya seperti ini “Belajar dengan melakukan” itu arti dalam versi saya sendiri lho.. 
Dalam arti versi saya ini kata Learning by Doing saya lebih di artikan dan di maksudkan bahwa jika kita belajar sekaligus dengan langsung praktik, harapannya adalah kita benar2 mengerti apa yang sedang kita pelajari tersebut. Jadi dengan langsung praktik kemungkinan pemahaman kita akan terus bertambah dan bahkan mungkin akan terus berkembang sehingga menghasilkan ide-ide baru.
Tema yang saya angkat dalam blog ini, kategori “Learning by Doing” memiliki harapan dan tujuan bahwa kita semua dapat belajar secara mandiri atau biasa disebut otodidak dalam mempelajari sesuatu yang kita tertarik tanpa harus sering bertanya kepada orang yang lebih pintar atau lebih mengerti. Artinya kita harus mencoba dengan sekuat tenaga untuk mengushakan sesuatunya secara mandiri terlebih dahulu dengan memanfaatkan semua potensi yang ada dan bertanya atau diskusi adalah langkah terakhir yang kita ambil apabila memang jalan pikiran kita sudah benar-benar mentok atau buntu. Tujuan lain dari kategori ini adalah agar dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi saya sendir dan bagi pembaca yang sempat singgah di blog ini. ^_^.
Posted in Learning by Doing, cerita ajah | No Comments »
Friday, September 11th, 2009 |
Suatu hari saat sedang mengexplore dunia internet, tiba-tiba langsung kepikiran ke salah satu situs yang paling saya sukai untuk berkunjung..
Situs favorite saya ini bernama http://www.kaskus.com,setelah masuk saya langsung membaca thread yang terbaru yang ada yang saya liat saat itu juga, kemudian saya sangat tertarik untuk membuka salah satu thread yang berjudul “5 kantor perusahaan IT terbesar”..
Setelah membuka thread tersebut ternyata isinya adalah kantor-kantor dari perusahaan-perusahaan IT yang bisa dibilang situsnya atau perangkatnya paling terkenal di internet. Sebut saja MAC, Google, Youtube, Microsoft dan Yahoo..

Sungguh luar biasa ngeliat foto-foto yang ada di thread tersebut, bersihnya, fasilitasnya, ruangannya, serta yang lainnya yang ada di foto tersebut sepertinya benar-benar memberikan kenyamanan yang luar biasa bagi para karyawannya. Bayangin aja masa di kantor ada dapur yang siap pakai yang kemungkinan juga sudah tersedia berbagai makanan cepat saji yang siap di olah.. Selain itu juga bahkan terdapat tempat untuk fitness dan kolam renang di salah satu kantor tersebut.. Belum lagi ditambah di dalam kulkasnya yang berisi berbagai makann dan minuman yang juga kemungkinan tinggal ambil saja..
Wahh apabila melihat thread tersebut sungguh rasanya ingin bekerja di salah satu tempat tersebut, sebagai karyawan IT tentunya yang dapat menggunakan & menikmati semua fasilitas yang disediakan. Oleh karena itu,mari kita semua belajar yang seriuz untuk mendapatkan cita-cita yang sesuai dengan keinginan kita. Seorang sahabat pernah mengatakan bahwa “jangan pernah takut untuk memiliki cita-cita setinggi langit karena apabila bercita-cita saja kita sudah takut bagaimana kita bisa meraihnya.?.”.
Artinya apa apabila kita memiliki cita-cita kejarlah cita-cita kita tersebut dengan sekuat tenaga, ibarat kita memiliki cita-cita setinggi langit minimal kita bisa meraih cita-cita tersebut setinggi bintang atau bulan.. Akhir kata Tetap semangat untuk terus belajar,berusaha sekuat tenaga, berdoa dan tawakkal kepada Allah SWT secara konsisten.
ide by : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2410192
Posted in cerita ajah, i'm interested, jurnal | No Comments »
Thursday, September 10th, 2009 |
Minggu ini adalah minggu sibuik2nya pelatihan siakad bagi anak2 2009 Universitas Lampung..Padahal sebelumnya berdasarkan jadwal yg terdahulu pelatihan dimulasi dari hari rabu (2/9/09) – selasa (8/9/09) tapi setelah di update akhirnya jadi mpe hari jumat (11/9/09)..

hari pertama minggu ini (7-13/9/09) pun dimulai..walaupun lancar tetapi kendala yang paling sering terjadi adalah mati lampu jadi setiap berapa menit sekali pasti mati lampu, sungguh itu adalah cobaan yang pertama, hari kedua yang erejadi adalah performa dari server berjalan begitu lambatnya sehingga hari kedua minggu ini pelatihan molor 1-jam, hari ketiga tampak beda buat saya dimana anank2nya lumayan bisa diatur dibanding minggu sebelumnya dimana anak2nya banyak yang nyolot bicaranya…
Akhir kata, menjadi instruktur pelatihan siakad juga butuh kesabaran yang ekstra tinggi untuk menghadapai resiko yangmungkin akan terjadi…
Posted in cerita ajah | No Comments »
Friday, September 4th, 2009 |
Judul yang aneh mungkin dari posting saya, tapi judul inilah yang saya pilih (hehehehe). Kejadian di posting ini terjadi beberapa hari yang lalu yaitu hari rabu sore menjelang buka puasa (red. lagi bulan puasa).
Sepulang dari MISTC menjadi instruktur pendamping memantu anak-anak 2009 mengisi KRS di SIAKAD Unila, saya sudah merencanakan dengan sahabat saya untuk main ke salah satu plaza yang sangat terkenal di kota ini (Bandar Lampung). Dengan badan yang cukup lelah ditambah laper yang menjadi-jadi akibat tidak saur tadi malam maka sayapun nekat maen ke plaza tersebut dengan harapan kartu diskon yang saya peroleh kemarin bisa digunakan.
Jadi tujuan utama saya maen ke plaza tersebut adalah untuk memanfaatkan kartu diskon yang saya peroleh dari teman yang lain. Sesampai di plaza kami berdua mulai berkeliling dari lantai 3 ke lantai dibawahnya dan sampai lah di lantai dua. banyak sekali pakaian yang tercantum “berlaku kartu diskon 20%” dan hatiku pun gembira (hehehe). Dengan semangat saya mulai mencari-cari pakaian yang kira2 menurut saya cocok dan terjangkau dengan menggunakan kartu diskon tersebut. petualangan di lantai dua pun dimulai….
Hampir 45 menit kami berkleliling dan tidak satupun dari harga yang tercantum di label yang walaupun sudah dikurangi dengan kartu diskon cocok dengan doku (uang) yang saya bawa, hal ini sudah saya buktikan dengan menghitung menggunakan kalkulator yang ada di HaPe saya. dan kebanyakan harganya ternyata di atas 65rb sedangkan didompet cash yang ada saat itu hanya selembar uang kertas berwarna biru dengan gambar “i gusti ngurah rai” hehehe saya dan sahabat saya hanya bisa tersenyum dan berpura-pura tidak tertarik dengan diskon yang ditawarkan. Dan akhir dari petualangan di lantai-2 pun berakhir dengan senyum-senynm sendiri (gimana ngg gitu modal cuma selembar sie, coba ada 10 lembar) dan kamipun beranjak turun ke lantai-1.
Di lantai-1 kami berdua masih diskusi apakah akan buka di plaza tersebut atau nyari lesehan yang murah misalnya es buah di pinggir jalan. Hari semakin sore dan diskusi pun berlangsung dengan hasil yang nihil akhirnya kami memutuskan untuk buka di restoran cepat saji yang ada di lantai-1 plaza tersebut.
Kami berdua memasuki restoran tersebut dengan sedikit rasa bimbang dan saat memesan makanan pun sahabat saya bilang “ya udahlah pesen aja yang penting bisa cepet2 buka”. Dengan dasar pertimbangan hadist rosul yang mengatakan untuk menyegerakan berbuka puasa sayapun dengan PD memesan makanan dan dia memilih meja yang akan kami tempati. Dengan PDnya saya memesan makanan tersebut
Saya : “kentang goreng sama minum 2 ya”
Kasir : “Kentangnya yang kecil atau yang besar”
Saya : “Yang sedeng aja Mb trus minumnya yang itu aja”
Dengan PDnya saya berspkekulasi memesan makan dan minuman akhirnya tibalah saat sikasir menghitung makanan dan minuman yang kami pesan dengan santai saya menunggu dan bersamaan dengan itu pula saya terkejut bahwa ternyata harga dari makanan yang cuma ketnang goreng dengan minunman yang kami pesan menunjukkan harga 33.000 rupiah..HUffssssss sedih rasanya mengeluarkan dompet ini yang memang tinggal selembar untuk memberikannya kepada Mb kasir..masih tidak percaya sayapun melihat ke komputer tempat sikasir menulis harga dan ternayta benar harganya adalah 33ribu…
Dengan sedikit menyesal saya membawa makanan tersebut ke meja yang sudah kami pesan untukdi santap dan saya langsung bercerita sembari menunggu adzan magrib di kumandangkan. Adzan pun di kumandangkan tiba saatnya kami berbuka dan umat muslim seluruh Bandar Lampung umunya, sambil berbuka sayapun bercerita dengan sedikit nada menyesal tentang harga yang harus saya keluarkan ketika dikasi dan sahabat saya tertawa sambil berkata “udah nikmatin aja”. T_T
Posted in cerita ajah | 1 Comment »