Archive for September, 2009
Tuesday, September 29th, 2009
Saat mendengar kata Learning by Doing mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apabila di alih bahasakan menjadi bahasa Indonesia mungkin artinya seperti ini “Belajar dengan melakukan” itu arti dalam versi saya sendiri lho.. 
Dalam arti versi saya ini kata Learning by Doing saya lebih di artikan dan di maksudkan bahwa jika kita belajar sekaligus dengan langsung praktik, harapannya adalah kita benar2 mengerti apa yang sedang kita pelajari tersebut. Jadi dengan langsung praktik kemungkinan pemahaman kita akan terus bertambah dan bahkan mungkin akan terus berkembang sehingga menghasilkan ide-ide baru.
Tema yang saya angkat dalam blog ini, kategori “Learning by Doing” memiliki harapan dan tujuan bahwa kita semua dapat belajar secara mandiri atau biasa disebut otodidak dalam mempelajari sesuatu yang kita tertarik tanpa harus sering bertanya kepada orang yang lebih pintar atau lebih mengerti. Artinya kita harus mencoba dengan sekuat tenaga untuk mengushakan sesuatunya secara mandiri terlebih dahulu dengan memanfaatkan semua potensi yang ada dan bertanya atau diskusi adalah langkah terakhir yang kita ambil apabila memang jalan pikiran kita sudah benar-benar mentok atau buntu. Tujuan lain dari kategori ini adalah agar dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi saya sendir dan bagi pembaca yang sempat singgah di blog ini. ^_^.
Posted in Learning by Doing, cerita ajah | No Comments »
Friday, September 11th, 2009
Suatu hari saat sedang mengexplore dunia internet, tiba-tiba langsung kepikiran ke salah satu situs yang paling saya sukai untuk berkunjung..
Situs favorite saya ini bernama http://www.kaskus.com,setelah masuk saya langsung membaca thread yang terbaru yang ada yang saya liat saat itu juga, kemudian saya sangat tertarik untuk membuka salah satu thread yang berjudul “5 kantor perusahaan IT terbesar”..
Setelah membuka thread tersebut ternyata isinya adalah kantor-kantor dari perusahaan-perusahaan IT yang bisa dibilang situsnya atau perangkatnya paling terkenal di internet. Sebut saja MAC, Google, Youtube, Microsoft dan Yahoo..

Sungguh luar biasa ngeliat foto-foto yang ada di thread tersebut, bersihnya, fasilitasnya, ruangannya, serta yang lainnya yang ada di foto tersebut sepertinya benar-benar memberikan kenyamanan yang luar biasa bagi para karyawannya. Bayangin aja masa di kantor ada dapur yang siap pakai yang kemungkinan juga sudah tersedia berbagai makanan cepat saji yang siap di olah.. Selain itu juga bahkan terdapat tempat untuk fitness dan kolam renang di salah satu kantor tersebut.. Belum lagi ditambah di dalam kulkasnya yang berisi berbagai makann dan minuman yang juga kemungkinan tinggal ambil saja..
Wahh apabila melihat thread tersebut sungguh rasanya ingin bekerja di salah satu tempat tersebut, sebagai karyawan IT tentunya yang dapat menggunakan & menikmati semua fasilitas yang disediakan. Oleh karena itu,mari kita semua belajar yang seriuz untuk mendapatkan cita-cita yang sesuai dengan keinginan kita. Seorang sahabat pernah mengatakan bahwa “jangan pernah takut untuk memiliki cita-cita setinggi langit karena apabila bercita-cita saja kita sudah takut bagaimana kita bisa meraihnya.?.”.
Artinya apa apabila kita memiliki cita-cita kejarlah cita-cita kita tersebut dengan sekuat tenaga, ibarat kita memiliki cita-cita setinggi langit minimal kita bisa meraih cita-cita tersebut setinggi bintang atau bulan.. Akhir kata Tetap semangat untuk terus belajar,berusaha sekuat tenaga, berdoa dan tawakkal kepada Allah SWT secara konsisten.
ide by : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2410192
Posted in cerita ajah, i'm interested, jurnal | No Comments »
Thursday, September 10th, 2009
Minggu ini adalah minggu sibuik2nya pelatihan siakad bagi anak2 2009 Universitas Lampung..Padahal sebelumnya berdasarkan jadwal yg terdahulu pelatihan dimulasi dari hari rabu (2/9/09) – selasa (8/9/09) tapi setelah di update akhirnya jadi mpe hari jumat (11/9/09)..

hari pertama minggu ini (7-13/9/09) pun dimulai..walaupun lancar tetapi kendala yang paling sering terjadi adalah mati lampu jadi setiap berapa menit sekali pasti mati lampu, sungguh itu adalah cobaan yang pertama, hari kedua yang erejadi adalah performa dari server berjalan begitu lambatnya sehingga hari kedua minggu ini pelatihan molor 1-jam, hari ketiga tampak beda buat saya dimana anank2nya lumayan bisa diatur dibanding minggu sebelumnya dimana anak2nya banyak yang nyolot bicaranya…
Akhir kata, menjadi instruktur pelatihan siakad juga butuh kesabaran yang ekstra tinggi untuk menghadapai resiko yangmungkin akan terjadi…
Posted in cerita ajah | No Comments »
Friday, September 4th, 2009
Judul yang aneh mungkin dari posting saya, tapi judul inilah yang saya pilih (hehehehe). Kejadian di posting ini terjadi beberapa hari yang lalu yaitu hari rabu sore menjelang buka puasa (red. lagi bulan puasa).
Sepulang dari MISTC menjadi instruktur pendamping memantu anak-anak 2009 mengisi KRS di SIAKAD Unila, saya sudah merencanakan dengan sahabat saya untuk main ke salah satu plaza yang sangat terkenal di kota ini (Bandar Lampung). Dengan badan yang cukup lelah ditambah laper yang menjadi-jadi akibat tidak saur tadi malam maka sayapun nekat maen ke plaza tersebut dengan harapan kartu diskon yang saya peroleh kemarin bisa digunakan.
Jadi tujuan utama saya maen ke plaza tersebut adalah untuk memanfaatkan kartu diskon yang saya peroleh dari teman yang lain. Sesampai di plaza kami berdua mulai berkeliling dari lantai 3 ke lantai dibawahnya dan sampai lah di lantai dua. banyak sekali pakaian yang tercantum “berlaku kartu diskon 20%” dan hatiku pun gembira (hehehe). Dengan semangat saya mulai mencari-cari pakaian yang kira2 menurut saya cocok dan terjangkau dengan menggunakan kartu diskon tersebut. petualangan di lantai dua pun dimulai….
Hampir 45 menit kami berkleliling dan tidak satupun dari harga yang tercantum di label yang walaupun sudah dikurangi dengan kartu diskon cocok dengan doku (uang) yang saya bawa, hal ini sudah saya buktikan dengan menghitung menggunakan kalkulator yang ada di HaPe saya. dan kebanyakan harganya ternyata di atas 65rb sedangkan didompet cash yang ada saat itu hanya selembar uang kertas berwarna biru dengan gambar “i gusti ngurah rai” hehehe saya dan sahabat saya hanya bisa tersenyum dan berpura-pura tidak tertarik dengan diskon yang ditawarkan. Dan akhir dari petualangan di lantai-2 pun berakhir dengan senyum-senynm sendiri (gimana ngg gitu modal cuma selembar sie, coba ada 10 lembar) dan kamipun beranjak turun ke lantai-1.
Di lantai-1 kami berdua masih diskusi apakah akan buka di plaza tersebut atau nyari lesehan yang murah misalnya es buah di pinggir jalan. Hari semakin sore dan diskusi pun berlangsung dengan hasil yang nihil akhirnya kami memutuskan untuk buka di restoran cepat saji yang ada di lantai-1 plaza tersebut.
Kami berdua memasuki restoran tersebut dengan sedikit rasa bimbang dan saat memesan makanan pun sahabat saya bilang “ya udahlah pesen aja yang penting bisa cepet2 buka”. Dengan dasar pertimbangan hadist rosul yang mengatakan untuk menyegerakan berbuka puasa sayapun dengan PD memesan makanan dan dia memilih meja yang akan kami tempati. Dengan PDnya saya memesan makanan tersebut
Saya : “kentang goreng sama minum 2 ya”
Kasir : “Kentangnya yang kecil atau yang besar”
Saya : “Yang sedeng aja Mb trus minumnya yang itu aja”
Dengan PDnya saya berspkekulasi memesan makan dan minuman akhirnya tibalah saat sikasir menghitung makanan dan minuman yang kami pesan dengan santai saya menunggu dan bersamaan dengan itu pula saya terkejut bahwa ternyata harga dari makanan yang cuma ketnang goreng dengan minunman yang kami pesan menunjukkan harga 33.000 rupiah..HUffssssss sedih rasanya mengeluarkan dompet ini yang memang tinggal selembar untuk memberikannya kepada Mb kasir..masih tidak percaya sayapun melihat ke komputer tempat sikasir menulis harga dan ternayta benar harganya adalah 33ribu…
Dengan sedikit menyesal saya membawa makanan tersebut ke meja yang sudah kami pesan untukdi santap dan saya langsung bercerita sembari menunggu adzan magrib di kumandangkan. Adzan pun di kumandangkan tiba saatnya kami berbuka dan umat muslim seluruh Bandar Lampung umunya, sambil berbuka sayapun bercerita dengan sedikit nada menyesal tentang harga yang harus saya keluarkan ketika dikasi dan sahabat saya tertawa sambil berkata “udah nikmatin aja”. T_T
Posted in cerita ajah | 1 Comment »
Friday, September 4th, 2009
Huffss semenjak berknalan dengan situs jejaring sosial yang sangat terkenal saat ini, facebook, menjadi gaya hidup masyarakat indonesia kebanyakan. Hal ini juga membuat saya jadi berpikiran yang aneh-aneh tentang situs ini. Semenjak pertama mendaftar hingga sekarang hampir tiap hari saya membuka situs tersebut, tapi alhamdulillah untuk saat ini saya bisa mengurangi waktu hanya untuk menghabiskan waktu menjelajahi situs ini walaupun hanya sekedar membaca comment atau poting dari teman.
Dimulai dengan perkenalan saya dengan seorang wanita di FB yang berinisial DL, perkenalan ini sebetulnya hanya sekedar iseng-iseng saja saat coba-coba membuka fesbuk teman SMP, yang sekarang kuliah di UI. Dan setelah melihat DL saya pun mena-add DL menjadi teman saya, disaat bersamaan ternyata DL sedang online dan kamipun langsung berchatting ria saat itu juga..
Pekenalan pun dimulai, kami jadi akrab dan sering chatting apabila DL online dan saya online yang dibicarakan ternyata tidak hanya sekedar kuliah tapi hal-hal yang lain seperti hobi sampai ke masalah agama sehingga pembicaraan kami apabila sedang chatting berlangsung nyambung2 saja dan tidak ada masalah.
Mulai dari saat itu apabila sedang febukan saya selalu berharap si DL juga online tetapi hanya kadang-kadang saja harapan saya terkabul.
Nah dari situ saja sudah keliatan dampak negatif fesbukan, dari contoh diatas kita bisa melihat gara2 fesbukan kita selalu mengharap sesuatu yang aneh-aneh seperti yang saya alami sehingga pikiran jadi tidak fokus. Selain itu juga terkadang fesbuk menjadi ajang curhatan bagi penggunanya yang terkadang menurut saya menggambarkan betapa kekurang perhatiannya pengguna akan perhatian dari teman2 sekitarnya.
Oleh karena itu akhir dari tulisan ini, marilah kita bersama-sama mengurangi frekuensi kita dalam menggunakan fesbuk tentunya. Sebaiknya kita menggunakan waktu kita untuk melakukan hal yang lebih penting lagi, beribadah misalnya, atau belajar dsb..
Posted in jurnal | No Comments »