Kerja Keras, Semakin Sibuk.??.
Written by ch4nnuxer on January 26, 2010 – 11:18 am -Setelah merasakan euforia kompre yang berhasil saya lewati beberapa saat yang lalu sekarang tibalah saatnya untuk bersantai sejenak. Tapi bukan santai yang saya dapatkan tetapi justru menyelesaikan urusan sana-sini yang mesti diselesaikan yang membuat saya entah kenapa sepertinya malah tambah sibuk saja. Apalagi ditambah memahami isi novel yang saya baca terakhir kali ini “Negeri 5 Menara” yang membuat saya ingin mewujudkan cita-cita saya yang sudah lama ada dalam pikiran dan benak saya serta planning hidup yang sudah saya tulis berkali-kali dalam lembaran jiwa dalam hati yang paling dalam (lebay mode on J). Selain itu juga ada beberapa faktor lagi yang membuat saya sekarang ini tampak masih sibuk saja, yaitu petuah-petuah dahsyat dan luar biasa dari dosen-dosen baik penguji ataupun pembimbing yang memberikan pesan-pesan (Jangan puas dengan apa yang ihsan dapatkan sekarang ini [S.T], teruslah belajar karena ini baru awal/permulaan) sebelum mengakhiri sesi ujian komprehensif tanggal 6 Januari yang lalu, juga kata-kata dari kakak ipar saya yang juga menyandang gelar S.T yang mengatakan bahwa “Congratulation That You have Passed Exam & Wellcome to The Real World”.. Di dalam pikiran saya selalu teringat kata-kata “Real World” yang dalam pengertian saya adalah dunia yan gindah yang dipenuhi oleh Cinta dan Ibadah kepada yang Maha Kuasa tetapi juga dunia yang sekaligus kejam yang dipenuhi oleh kompetisi tingkat tinggi yang memiliki resiko tertinggi dengan the best qualitylah yang bisa menaklukan dan menjadi pemenangnya.
Hari-hari belakangan ini saya isi dengan Belajar lagi lebih serius untuk mempersiapkan bekal di dunia kerja yang lebih menantang lagi. Saya juga selalu ingat kata-kata di dalam novel tersebut “Negeri 5 Menara” yang apabila kita memahami makna dari kata sederhana itu sungguh menurut saya adalah suatu jalan yang seharusnya ditempuh oleh semua umat manusia dalam meraih cita-citanya yaitu “Man Jadda Wajada, Siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses”. Disamping menjawab pertanyaan-pertanyaan dan memberikan ide kepada teman-teman yang bertanya tentang tugas akhir (T.A/Skirpsi/Final Project) dengan melanjutkan tugas akhir saya, menjadikan ide saya sebagai tugas akhir, dan memberikan gambaran kepada teman yang tugas akhirnya berhubungan dengan tugas akhir yang saya kerjakan.
Dalam hati saya sungguh tidak menyangka bahwa tugas akhir sederhana ini dapat berguna dan bermanfaat bagi orang banyak, salah satunya ada beberapa adik tingkat (junior) yang melanjutkan saran saya (menjadikannya tugas akhir mereka) yang tertulis dalam bab “Simpulan dan Saran”, dan beberapa teman yang konsultasi tentang tugas akhir yang ada hubungannya dengan QoS (Quality of Service) sampai cara penggunaan software D-ITG (Distributed Internet Traffic Generator).
Dalam sisa waktu yang ada, sebelum saya wisuda masih ada kira-kira 1 setengah bulan lagi untuk mempersiapkan semuanya mulai dari menggali lebih dalam lagi pelajaran yang telah saya dapatkan sebelumnya yang menurut saya berguna dalam dunia kerja (Telco Engineering, Network Engineering, TOEFL Preparation, Juz Amma dll) dan berusaha mencari-cari free scholarship yang disediakan pemerintah mana saja yang bertaburan di internet dengan harapan bisa mendapatkan salah satunya.
Hari kemaren (21-01-2010) adalah hasil dari test EPT (English Preparation Test) yang kami laksanakan pada seminggu sebelumnya (14-01-2010) pada hari itu ternyata sertifikatnya belum selesai dicetak. Jadi kami, peserta test, hanya bisa melihat score sementara yang telah di print di 5 lembar kerta ukuran A4. Melihat hasilnya saya merasa senang sekaligus sedih, senang karena untuk standar wisuda saya sudah bisa melaksanakan wisuda dengan score segitu, juga melihat hasilnya yang unik (433) merupakan formasi favorite saya dalam bermain game Football Manager (FM) , sedih karena nilai yang saya dapatkan menurut saya kecil sekali untuk standar persiapan toefl internasional (padahal soalnya jauh lebih mudah dibandingkan buku toefl yang pernah saya baca yg saya dapatkan dari internet keluaran IBT) dan saya juga sedih melihat teman-teman (seangkatan dan senior) ada yang belum passed this exam.
Akhir dari posting ini (yang ada dalam pikiran saya saat menulis blog ini), sesungguhnya dunia nyata adalah dimulai saat kita baru saja menyelesaikan ujian komprehensif di kampus yang berarti kita sudah melewati semua hal yang behubungan dengan akademik dan saat itu juga pintu gerbang dunia yang sesungguhnya mulai terbuka perlahan-lahan menanti kita apakah kita bisa masuk ke dalamnya untuk berkompetisi dengan level hingest dengan mencurahkan segala kemampuan yang kita dapat baik dalam kuliah ataupun di luar kuliah. Oleh karena itu, mari kita persiapkan diri kita untuk menghadapi dunia nyata tersebut dengan memegang prinsip “Man Jadda Wajada, Yang Bersungguh-sungguh akan Sukses” Wassalam. ^_^
| Posted in »